KPU Tangsel Musnahkan 1.201 Surat Suara Pilkada yang Rusak dan Lebih

AKURAT BANTEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 1.201 surat suara Pilkada serentak. Pemusnahan tersebut dilaksanakan di Gudang Logistik KPU yang terletak di Komplek Pergudangan Taman Tekno pada Selasa (26/11/2024).
Ketua KPU Tangsel Muhammad Taufiq Mizan menjelaskan, surat suara yang dimusnahkan tersebut terdiri dari dua kategori yakni surat suara pemilihan Gubernur Banten dan surat suara pemilihan Wali Kota Tangsel.
"Sore ini kami melaksanakan pemusnahan surat suara yang lebih dan rusak, baik untuk surat suara gubernur dan surat suara wali kota," kata Taufiq kepada Akurat.
Baca Juga: Bawaslu Sebut Ada 99 TPS Rawan Banjir di Kota Tangsel
Taufiq merinci, jumlah untuk surat suara pemilihan Gubernur Banten yang dimusnahkan sebanyak 1.078 lembar.
"376 surat suara yang rusak dan terdapat 702 lembar surat suara yang lebih," jelasnya.
Kemudian untuk surat suara pemilihan Wali Kota Tangsel yang dimusnahkan, lanjut Taufiq, jumlahnya mencapai 123 lembar.
"Untuk yang pemilihan wali kota itu ada 106 lembar yang rusak dan yang lebihnya ada 17 lembar," kata Taufiq.
Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak, Bawaslu Petakan TPS Rawan di Tangsel
Taufiq menjelaskan, jenis kerusakan pada surat suara pemilihan itu berupa kelebihan cetak dan kesobekan kertas.
Selain memusnahkan surat suara, kata Taufiq, KPU juga menghancurkan formulir C plano yang juga mengalami kerusakan.
"C plano yang rusak ada 11 untuk yang provinsi dan 9 untuk yang kota," jelas Taufiq.
Baca Juga: KPU Musnahkan 14.254 Sisa Surat Suara di Pilkada Banten 2024
Pemusnahan kertas surat suara dan formulir c plano ini dilakukan dengan menggunakan mesin pencacah kertas.
"Kita laksanakan dengan mesin penghancur kertas untuk menghindari polusi serta berwawasan lingkungan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









