Banten

Polisi Selidiki Kasus Perampokan Bersenjata SPBU di Tangsel, Sejumlah Saksi Diperiksa

A. Zaki Iskandar | 2 Januari 2025, 16:56 WIB
Polisi Selidiki Kasus Perampokan Bersenjata SPBU di Tangsel, Sejumlah Saksi Diperiksa

AKURAT BANTEN - Kepolisian tengah mengusut kasus perampokan yang terjadi di sebuah SPBU yang terletak di Kawasan Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (01/01/2025).

"Kami masih dalami, penanganan sementara proses lidik," ujar Kapolsek Pondok Aren, Kompol Muhibbur saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Perampok Bersenpi Gasak Rp60 Juta dari SPBU di Bintaro Tangsel

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV yang merekam aksi perampokan tersebut.

Polisi juga telah memintai keterangan dari sejumlah pegawai SPBU yang menjadi saksi kejadian yang ada di lokasi saat perampokan berlangsung.

Baca Juga: Perampokan di SPBU Bintaro Tangsel, Dua Orang Pegawai Jadi Sandera

Sebelumnya diberitakan, aksi perampokan di SPBU tersebut dilakukan oleh pelaku tunggal. Dengan bermodalkan senjata api berupa pistol, pelaku berhasil menggasak uang sebanyak Rp60 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam mengungkapkan, pelaku awalnya menyamar menjadi ojek online.

Baca Juga: Driver Grab Car Rampok Penumpang Wanita di Jalan Tol, Paksa Korban Transfer Rp100 Juta

Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini langsung memasuki ruang kantor SPBU tersebut yang saat itu tengah ada aktivitas sejumlah pegawai.

"Pelaku denga senjata api pistol berwarna hitam langsung menanyakan kunci brankas kepada korban," ujar Ade Arry dalam keterangannya, Kamis (02/01/2025).

Baca Juga: Terkuak! Perampokan 18 Jam Mewah di PIK Diawali Pura-Pura Beli

Korban yang ketakutan pun tak berdaya dan memanggil rekan kerjanya untuk membawakan kunci brankas.

"Pelaku menyuruh korban dan rekannya untuk membuka ruangan tempat menyimpan brankas dan langsung membuka brankas yang tidak terkunci, lalu pelaku menyuruh saksi untuk memasukan uang yang nominalnya kurang lebih Rp60 juta," jelas Ade Arry.

Baca Juga: Aksi Maling Gasak Sembako Minimarket di Depok Jawa Barat, Tetapi HP Tertinggal

Dalam keterangannya, Ade Arry menjelaskan, kejadian perampokan itu berlangsung selama 30 menit. Setelah mendapatkan uang yang diincar, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motornya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.