Banten

Viral Masjid Jogokariyan: Destinasi Wisata Religi yang Mendunia, Wajib Dikunjungi di Yogyakarta

Saeful Anwar | 11 Maret 2025, 21:46 WIB
Viral Masjid Jogokariyan: Destinasi Wisata Religi yang Mendunia, Wajib Dikunjungi di Yogyakarta

 

AKURAT BANTEN-Yogyakarta, kota yang kaya akan budaya dan sejarah, tak hanya dikenal dengan wisata alam dan kulinernya.

Di jantung kota ini, berdiri sebuah masjid yang menjadi ikon wisata religi, yaitu Masjid Jogokariyan. Masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat yang menginspirasi.

Baca Juga: Harta Kekayaan Wakil Wali Kota Serang Terus Meningkat, Kini Jadi Miliarder

Sejarah dan Keunikan Masjid Jogokariyan

Masjid Jogokariyan didirikan pada tahun 1966 oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Karangkajen.

Sejak awal, masjid ini memiliki visi untuk menjadi pusat peradaban Islam yang modern dan inklusif.

Salah satu keunikan masjid ini adalah manajemennya yang transparan dan akuntabel, serta program-programnya yang memberdayakan masyarakat.

Baca Juga: Prof. Hibnu Nugroho Paparkan Syarat Menjadi Justice Collaborator dalam Sidang Kasus Korupsi

Daya Tarik Wisata Religi di Masjid Jogokariyan

• Arsitektur yang Ikonik: Masjid Jogokariyan memiliki arsitektur yang sederhana namun elegan, dengan sentuhan budaya Jawa yang kental.

Menara masjid yang tinggi menjulang menjadi landmark yang mudah dikenali.

• Program-Program Pemberdayaan Masyarakat: Masjid ini aktif mengadakan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti pelatihan kewirausahaan, pendidikan, dan kesehatan.

• Suasana yang Ramah dan Nyaman: Masjid Jogokariyan dikenal dengan suasana yang ramah dan nyaman, sehingga pengunjung merasa betah untuk beribadah dan berinteraksi dengan sesama.

• Wisata Kuliner: Di sekitar masjid, terdapat berbagai warung makan yang menyajikan kuliner khas Yogyakarta yang lezat.

• Manajemen Masjid yang terbuka: Masjid Jogokariyan memiliki manajemen masjid yang terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja, semua kegiatan dan keuangan di laporkan secara berkala dan terbuka untuk umum.

Baca Juga: Pemprov Siapkan 90,7 Miliar Untuk THR ASN dan Non ASN di Banten

Aktivitas Wisata Religi yang Bisa Dilakukan

 * Melaksanakan salat berjamaah di masjid.

 * Mengikuti kajian atau ceramah agama.

 * Berinteraksi dengan pengurus masjid dan masyarakat sekitar.

 * Menikmati kuliner khas Yogyakarta di sekitar masjid.

 * Menginap di kamar yang telah di sediakan oleh pihak masjid.

Baca Juga: Prabowo Subianto Pastikan THR Lebaran 2025 Akan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Serta Besarannya

Tips Berwisata Religi ke Masjid Jogokariyan

 * Berpakaianlah sopan dan menutup aurat.

 * Jagalah kebersihan dan ketertiban selama berada di masjid.

 * Hormati tradisi dan budaya setempat.

 * Manfaatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Gojek Siap Beri Bonus Lebaran untuk Driver Ojol, Sesuai Imbauan Presiden Prabowo!

Masjid Jogokariyan: Inspirasi Peradaban Islam Modern

Masjid Jogokariyan adalah contoh nyata bagaimana sebuah masjid dapat menjadi pusat peradaban Islam yang modern dan inklusif.

Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat untuk belajar, berkarya, dan berbagi.

Kunjungan ke Masjid Jogokariyan akan memberikan pengalaman spiritual dan inspiratif yang tak terlupakan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin berwisata religi ke Masjid Jogokariyan Yogyakarta.

Baca Juga: Sering Terjadi, Ini Cara Ampuh Atasi Memori HP yang Cepat Penuh hingga Sebabkan Lemot, Lakukan Langkah Ini

Nomor kontak yang bisa dihubungi

Berikut adalah informasi kontak Masjid Jogokariyan Yogyakarta:

 • Nomor Telepon: 0274 419271

 • Email: masjidjogokariyan@gmail.com

 • Website: masjidjogokariyan.com

Anda dapat menghubungi nomor telepon tersebut untuk berbagai keperluan, seperti informasi kegiatan masjid, jadwal kajian, atau keperluan lainnya.

Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi situs web resmi Masjid Jogokariyan untuk mendapatkan informasi lebih lengkap (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman