Banten

Badak Bercula Satu Banyak yang Hilang, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan ke Taman Nasional Ujung Kulon

Irsyad Mohammad | 28 September 2023, 18:05 WIB
Badak Bercula Satu Banyak yang Hilang, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan ke Taman Nasional Ujung Kulon

AKURAT BANTEN - Polda Banten menerjunkan pasukan Brimob bersenjata lengkap ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). 

Hal ini untuk melindungi Badak Bercula Satu dari perburuan liar yang rawan terjadi di TNUK. Pasukan Brimob itu akan patroli rutin. 

Seperti diketahui, belasan badak bercula satu di TNUK dilaporkan hilang. Diduga, badak-badak itu menjadi korban perburuan liar. 

Baca jugaKecelakaan Maut, Pemotor Wanita Meninggal Dunia Tertabrak Truk Trailer di Karawaci Tangerang

Selain pasukan Brimob, TNUK juga memiliki Tim Patroli Rhino Protection yang rutin melakukan patroli. 

Kepala Balai TNUK, Ardi Andono mengatakan, selain hilangnya badak bercula satu, pihaknya juga sering menemukan tulang belulang. 

"Selama operasi sejak 17 Juli hingga 2 Agustus 2023, Satgas gabungan dari Gakkum KLHK dan Polda Banten kerap menemukan tulang belulang satwa liar, seperti rusa, banteng dan badak Jawa di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon," katanya, Kamis (28/9/2023). 

Dia mengaku, pihaknya telah menyita 294 pucuk senjata api jenis locok milik masyarakat di sekitar Kawasan Ujung Kulon.

Senjata tersebut diserahkan secara sukarela oleh masyarakat, melalui polsek setempat maupun kepada kepala desa.

Dari data yang dihimpun, jumlahnya adalah 48 senpi dari Kecamatan Sumur, 188 senjata dari Kecamatan Cimanggu, 4 pucuk dari warga Kecamatan Cibaliung, 30 senjata dari Kecamatan Cigeulis, 20 senjata dari Kecamatan Cikeusik, dan 4 senjata dari Kecamatan Cibitung.

Baca jugaOknum Petugas Lapas Kelas I Cipinang Tertangkap Narkoba, Ini Pernyataan Kalapas

"Kami sangat membutuhkan bantuan dari Brimob, lantaran belum maksimalnya jumlah personel pengamanan yang dimiliki balai TNUK," sambungnya. 

Dikatakan dia, populasi badak terancam punah karena jumlahnya semakin sedikit. Apalagi banyaknya perburuan liar yang dilakukan oleh masyarakat.

Berdasarkan data yang diterima, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) pada KLHK menyebutkan, bahwa saat ini jumlah populasi badak Jawa di TNUK sebanyak 80 ekor.

"Bukan hanya tugas TNUK saja untuk menjaganya, tapi kita semua harus juga ikut menjaga kelestariannya untuk anak cucu kita nanti," pungkasnya.

Baca jugaPemkab Lebak Gelontorkan Rp 14,9 Miliar Untuk 24 Titik Proyek SPAM

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto mengatakan, ratusan personel dari Polda Banten sudah diturunkan untuk membantu pengawasan dan pengamanan di Taman Nasional Ujung Kulon.

"Sudah berjalan sejak dua bulan lalu, sekarang masih berjalan. Ada sekira 150 anggota, mulai dari Brimob sampai Krimum yang ditugaskan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.