Badak Bercula Satu Banyak yang Hilang, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan ke Taman Nasional Ujung Kulon

AKURAT BANTEN - Polda Banten menerjunkan pasukan Brimob bersenjata lengkap ke kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).
Hal ini untuk melindungi Badak Bercula Satu dari perburuan liar yang rawan terjadi di TNUK. Pasukan Brimob itu akan patroli rutin.
Seperti diketahui, belasan badak bercula satu di TNUK dilaporkan hilang. Diduga, badak-badak itu menjadi korban perburuan liar.
Baca juga: Kecelakaan Maut, Pemotor Wanita Meninggal Dunia Tertabrak Truk Trailer di Karawaci Tangerang
Selain pasukan Brimob, TNUK juga memiliki Tim Patroli Rhino Protection yang rutin melakukan patroli.
Kepala Balai TNUK, Ardi Andono mengatakan, selain hilangnya badak bercula satu, pihaknya juga sering menemukan tulang belulang.
"Selama operasi sejak 17 Juli hingga 2 Agustus 2023, Satgas gabungan dari Gakkum KLHK dan Polda Banten kerap menemukan tulang belulang satwa liar, seperti rusa, banteng dan badak Jawa di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon," katanya, Kamis (28/9/2023).
Dia mengaku, pihaknya telah menyita 294 pucuk senjata api jenis locok milik masyarakat di sekitar Kawasan Ujung Kulon.
Senjata tersebut diserahkan secara sukarela oleh masyarakat, melalui polsek setempat maupun kepada kepala desa.
Dari data yang dihimpun, jumlahnya adalah 48 senpi dari Kecamatan Sumur, 188 senjata dari Kecamatan Cimanggu, 4 pucuk dari warga Kecamatan Cibaliung, 30 senjata dari Kecamatan Cigeulis, 20 senjata dari Kecamatan Cikeusik, dan 4 senjata dari Kecamatan Cibitung.
Baca juga: Oknum Petugas Lapas Kelas I Cipinang Tertangkap Narkoba, Ini Pernyataan Kalapas
"Kami sangat membutuhkan bantuan dari Brimob, lantaran belum maksimalnya jumlah personel pengamanan yang dimiliki balai TNUK," sambungnya.
Dikatakan dia, populasi badak terancam punah karena jumlahnya semakin sedikit. Apalagi banyaknya perburuan liar yang dilakukan oleh masyarakat.
Berdasarkan data yang diterima, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) pada KLHK menyebutkan, bahwa saat ini jumlah populasi badak Jawa di TNUK sebanyak 80 ekor.
"Bukan hanya tugas TNUK saja untuk menjaganya, tapi kita semua harus juga ikut menjaga kelestariannya untuk anak cucu kita nanti," pungkasnya.
Baca juga: Pemkab Lebak Gelontorkan Rp 14,9 Miliar Untuk 24 Titik Proyek SPAM
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto mengatakan, ratusan personel dari Polda Banten sudah diturunkan untuk membantu pengawasan dan pengamanan di Taman Nasional Ujung Kulon.
"Sudah berjalan sejak dua bulan lalu, sekarang masih berjalan. Ada sekira 150 anggota, mulai dari Brimob sampai Krimum yang ditugaskan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang







