Anggota Komisioner KPU Dinyatakan Bersalah DKPP, HMI Serukan Boikot KPU Lebak

AKURAT BANTEN - Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lebak, memasang spanduk bertuliskan Boikot Kantor KPU Lebak, Jumat (2/2/2024).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap perekrutan anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak yang diduga terdapat kejanggalan.
Ketua HMI Cabang Lebak, Ratu Nisya Yulianti mengungkapkan, pemasangan spanduk ini sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap perekrutan anggota komisioner KPU Lebak.
Baca Juga: Akhirnya Terungkap Sebab 4 Stafsus di Pecat Mahfud MD Setelah Mundur Dari Menko Polhukam
"Karena hasil dari perekrutan anggota komisioner KPU Lebak dinilai tidak bersih, penuh kepentingan. Dari hasil perekrutan tersebut ada beberapa anggota dinyatakan bersalah atas putusan DKPP. Spanduk ini kami pasang sebagai duka cita kami masyarakat Kabupaten Lebak," kata Ratu, Jumat (2/2/2024).
Selain terdapat beberapa anggota yang dinyatakan bersalah atas putusan DKPP, ada anggota yang telah lulus menjadi anggota komisioner KPU Lebak bukan merupakan warga asli Kabupaten Lebak.
Menurutnya, masih banyak orang-orang yang berkualitas di Kabupaten Lebak ini.
Baca Juga: Muhaimin Iskandar: Kualat Dan Tidak Berkah Proyek Food Estate Gagal Total
"Tidak perlu ada impor dari Kabupaten atau daerah lain. Kabupaten Lebak tidak pernah kekurangan orang yang berintegritas. Lalu kenapa juga orang-orang yang mempunyai masalah sebelumnya bisa terpilih menjadi anggota komisioner KPU,” tuturnya.
“Dalam perekrutan anggota komisioner KPU Lebak ini dinilai tidak benar, lantaran banyak yang seharusnya menjadi tolok ukur penting dalam penilaian,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”





