Banten

Kenalkan Gaya Hidup Sehat Masak Tanpa Gas! PLN dan Pemprov Banten Gelar Lomba Menu Sehat Pakai Kompor Induksi

Andi Syafriadi | 22 Juli 2025, 05:47 WIB
Kenalkan Gaya Hidup Sehat Masak Tanpa Gas! PLN dan Pemprov Banten Gelar Lomba Menu Sehat Pakai Kompor Induksi

AKURAT BANTEN – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Tim Penggerak PKK Provinsi Banten menggelar lomba memasak menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) menggunakan kompor induksi.

Acara ini dikemas dalam rangkaian kegiatan bertajuk Electrifying Lifestyle Vaganza yang digelar pada Jumat, 18 Juli 2025.

Baca Juga: Borong Penghargaan di IBEA 2025, PLN Indonesia Power Buktikan Kepemimpinan di Era Energi Berkelanjutan

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong penerapan gaya hidup ramah lingkungan berbasis energi bersih dan mengedukasi masyarakat agar beralih menggunakan peralatan rumah tangga hemat energi, seperti kompor induksi.

Kompor ini dinilai lebih efisien, aman, dan menjadi alternatif masa depan dalam mendukung transisi energi nasional.

Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik sinergi yang terbangun antara PLN dan Pemerintah Provinsi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, penguatan kesadaran masyarakat terhadap energi bersih harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui cara kreatif seperti lomba memasak.

“Kompor induksi tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga lebih efisien dan aman. Ini sejalan dengan target kita menuju net zero emission pada 2060 dan mendukung ketahanan pangan serta pencegahan stunting,” kata Andra.

Ketua TP PKK Banten, Tinawati Andra Soni, menambahkan bahwa peran ibu rumah tangga sangat penting dalam membentuk pola konsumsi keluarga.

Ia menekankan bahwa dapur merupakan titik awal perubahan gaya hidup menuju yang lebih sehat dan bersih.

“Lewat menu B2SA yang dimasak dengan kompor induksi, kita tidak hanya menyajikan makanan sehat tetapi juga ikut menjaga lingkungan. Ini adalah cara praktis namun bermakna untuk perubahan besar,” ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Harga Listrik PLN Juni-September 2025 Tidak Naik, Dorong Daya Beli Masyarakat

Sementara itu, General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung program transisi energi dan penggunaan listrik ramah lingkungan di tingkat rumah tangga dan UMKM.

“Kompor induksi memiliki efisiensi termal hingga 90 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kompor gas. Dari sisi biaya, memasak dengan kompor induksi juga lebih hemat. Rebus satu liter air, misalnya, hanya butuh Rp120 dibandingkan Rp170 dengan kompor gas,” paparnya.

Selain efisiensi, penggunaan kompor induksi juga dinilai lebih aman karena tidak menghasilkan api terbuka, sehingga mengurangi risiko kebakaran.

Ini menjadi nilai tambah penting bagi ibu rumah tangga maupun pelaku usaha kecil.

Baca Juga: PLN Beri Diskon Tarif Listrik 50 Persen Mulai 5 Juni 2025, Berikut Cara Pembayarannya

Acara lomba masak ini juga menghadirkan beragam menu dengan bahan dasar jagung salah satu komoditas unggulan lokal Banten sebagai simbol ketahanan pangan lokal yang diolah menggunakan teknologi modern.

PLN menegaskan dukungannya terhadap berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Banten, termasuk sekolah rakyat, swasembada energi, dan ketahanan pangan, melalui perluasan elektrifikasi dan adopsi teknologi bersih.

Dengan semangat kolaborasi, PLN dan Pemprov Banten berkomitmen untuk terus mengedukasi dan memberdayakan masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat, efisien, dan ramah lingkungan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.