Banten

Bendera One Piece Viral Jelang HUT RI ke 80, Polda Banten Ambil Alih Agar Bendera Merah Putih Tetap Berkibar

Andi Syafriadi | 5 Agustus 2025, 12:31 WIB
Bendera One Piece Viral Jelang HUT RI ke 80, Polda Banten Ambil Alih Agar Bendera Merah Putih Tetap Berkibar

AKURAT BANTEN – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyatakan sikap tegas terhadap aksi pengibaran bendera bajak laut One Piece yang dilakukan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bendera fiksi tersebut dianggap tidak pantas dikibarkan dalam momen kenegaraan yang sakral, menggantikan posisi bendera Merah Putih.

Baca Juga: Cuma Prabowo yang Bisa Buat Diskon Tarif Transportasi hingga Diskon Belanja hingga 80 Persen Jelang HUT RI ke 80

Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki mengatakan bahwa tindakan semacam ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap aturan pengibaran bendera nasional.

"Kalau ada yang terbukti melanggar dan tidak mengibarkan Merah Putih, tentu akan kami tindak tegas," ujar Hengki saat ditemui di Tangerang, Sabtu (2/8/2025), seperti dilansir Antara.

Bendera bajak laut yang identik dengan Jolly Roger dalam serial manga dan anime One Piece menjadi sorotan publik belakangan ini.

Menjelang 17 Agustus, laporan tentang pemesanan bendera One Piece dari berbagai wilayah Indonesia mulai bermunculan di media sosial, memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Menurut Brigjen Hengki, tindakan tersebut tidak hanya tidak pantas, tapi juga bisa dianggap sebagai provokasi yang melecehkan simbol negara dan perjuangan para pahlawan.

"Kita harus bersyukur atas perjuangan para pendahulu yang mempertahankan kemerdekaan dengan jiwa dan raga. Bukan malah menggantinya dengan simbol fiksi," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga rasa hormat terhadap nilai-nilai kebangsaan, apalagi saat momen sakral seperti peringatan Hari Kemerdekaan.

"Harapannya semua warga mengibarkan bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Itu bentuk penghargaan terhadap bangsa ini," lanjut Hengki.

Baca Juga: Bukan Simbol Perlawanan, Ternyata Ini Alasan Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI ke 80

Meski isu ini ramai secara nasional, Brigjen Hengki memastikan bahwa tidak ada kasus pengibaran bendera One Piece di wilayah Banten.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi keamanan selama persiapan HUT RI ke-80 di Banten tetap kondusif dan terkendali.

"Di Banten tidak ada (pengibaran bendera One Piece). Semua warga mengibarkan Merah Putih. Kami apresiasi semangat nasionalisme masyarakat," ungkapnya.

One Piece, manga legendaris karya Eiichiro Oda, memang memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Baca Juga: 20 Template Twibbon HUT RI ke-80 yang Menarik dan Unik, Download Gratis dan Mudah

Kisah petualangan Monkey D. Luffy dan kru bajak lautnya yang mengejar mimpi dan kebebasan memang menggugah imajinasi.

Namun, aparat mengingatkan bahwa ekspresi budaya pop tidak boleh disamakan dengan penghormatan terhadap simbol negara, terutama di momen kenegaraan.

Penggunaan bendera bajak laut sebagai pengganti bendera Merah Putih berpotensi melanggar hukum, seperti yang diingatkan para pengamat.

Dalam konteks hukum nasional, setiap warga negara wajib menghormati lambang-lambang negara, dan pengibaran bendera selain Merah Putih pada peringatan kemerdekaan dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Sebagai penutup, Brigjen Hengki mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar tetap menunjukkan nasionalisme yang benar.

“Cinta budaya pop boleh, tapi jangan sampai lupa jati diri sebagai warga negara Indonesia. Merah Putih tetap yang utama,” tuturnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.