Selain Tradisi Potong Jari, SUKU DANI Percaya PUPALE Pertanda Ada Cewek Yang Mulai Klepek-Klepek!

AKURAT BANTEN - Suku Dani atau Suku Hubula adalah sekelompok suku yang mendiami wilayah Lembah Baliem di Pegunungan Tengah, Papua Pegunungan, Indonesia. Pemukiman mereka berada di antara Bukit Ersberg dan Grasberg di Kabupaten Jayawijaya serta sebagian Kabupaten Puncak Jaya. (Wikipedia)
Tradisi Memotong Jari:
Disebut juga dengan nama Iki Palek merupakan cara menunjukkan kesedihan dan rasa dukacita ditinggalkan anggota keluarga yang meninggal dunia dengan pemotongan jari. Mereka beranggapan bahwa memotong jari adalah simbol dari sakit dan perihnya seseorang yang kehilangan anggota keluarganya. Pemotongan jari juga dapat diartikan sebagai upaya untuk mencegah terulang kembali malapetaka yang telah merenggut nyawa seseorang di dalam keluarga yang berduka.
Baca Juga: MASYARAKAT Bisa Menurunkan Suhu Bumi, Salah Satunya Merubah Pola Hidup!
Baca Juga: CIRENG Isi Ayam Suwir, Cemilan MILENIAL Penggoyang Lidah!
Benda Pemberi Tanda baik:
Pupale adalah sebuah benda pemberi tanda keberuntungan dan bukan jimat pelet, tetapi ini adalah sebuah pertanda baik bagi para pria suku Dani. Pupale sebutan dari rumah ulat. Biasanya sering ditemukan menempel pada batang atau kayu pepohonan. Bentuk pupale sekilas mirip dengan bulu unggas atau bulu landak. Tetapi setelah dipegang teksturnya mirip gabah padi. Menurut kepercayaan masyarakat suku Dani, pupale adalah sebuah pertanda baik bagi orang yang menemukannya.
Apabila seseorang yang menemukan pupale, kemungkinan besar sebentar lagi akan menemukan jodohnya.Pupale biasanya lebih sering dipakai oleh para pria untuk hiasan noken atau untuk hiasan lainnya seperti gantungan kunci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










