Ternyata, Tradisi THR Berawal dari Sini: Sejarah Tak Terduga di Balik Tunjangan Hari Raya

AKURAT BANTEN-Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan tradisi yang sangat dinantikan oleh para pekerja di Indonesia, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Namun, tahukah Anda bagaimana tradisi ini bermula? Sejarah THR ternyata berawal dari kebijakan yang digagas oleh Kabinet Soekiman Wirjosandjojo pada tahun 1951.
Baca Juga: THR Pensiunan PNS 2025: Cair Lebih Awal, Cek Nominal dan Komponennya!
Awal Mula THR: Upaya Peningkatan Kesejahteraan
Pada masa itu, Kabinet Soekiman Wirjosandjojo yang dipimpin oleh Perdana Menteri Soekiman Wirjosandjojo dari Partai Masyumi, memiliki program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan Pamong Pradja (sekarang dikenal sebagai Pegawai Negeri Sipil atau PNS).
Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan tunjangan khusus menjelang hari raya.
Baca Juga: Gelombang Protes Penundaan CASN Dan PPPK 2024, 894 Personel Keamanan Dikerahkan!
Uang Persekot: Cikal Bakal THR
Awalnya, tunjangan ini diberikan dalam bentuk uang persekot atau pinjaman awal. Tujuannya adalah agar para Pamong Pradja dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih baik menjelang hari raya.
Uang persekot ini kemudian akan dikembalikan melalui pemotongan gaji pada bulan berikutnya.
Baca Juga: Tempat Wisata Banten Suguhkan Pemandangan Mirip Bali, Kunjungi Sekarang Cocok untuk Ngabuburit
Perkembangan THR dari Masa ke Masa
Kebijakan yang digagas oleh Kabinet Soekiman Wirjosandjojo ini kemudian berkembang dan meluas.
Pada tahun-tahun berikutnya, tuntutan dari kaum buruh agar mendapatkan tunjangan yang sama dengan Pamong Pradja semakin menguat.
Pemerintah pun akhirnya memperluas cakupan penerima THR, tidak hanya terbatas pada PNS, tetapi juga mencakup para pekerja di sektor swasta.
Baca Juga: Kolaborasi Pemprov dan Bank DKI Salurkan Bantuan Beras dan Sembako ke Korban Banjir
THR di Era Modern
Saat ini, THR telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi perayaan hari raya di Indonesia.
Pemerintah secara rutin mengeluarkan peraturan yang mengatur tentang pemberian THR, termasuk besaran dan waktu pembayarannya.
THR tidak hanya memberikan manfaat bagi para pekerja, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional dengan meningkatkan daya beli masyarakat.
Baca Juga: Ditinggal Beli Sahur, Motor Tenaga Medis di Pamulang Raib Digasak Maling
Fakta Menarik tentang THR
* Tradisi THR ternyata hanya ada di Indonesia.
* Awalnya, THR diberikan dalam bentuk uang persekot atau pinjaman awal.
* Seiring berjalannya waktu, cakupan penerima THR semakin meluas, mencakup pekerja di sektor swasta.
* THR memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional dengan meningkatkan daya beli masyarakat.
Sejarah tradisi pemberian THR di Indonesia memiliki akar yang kuat sejak era Kabinet Soekiman Wirjosandjojo.
Kebijakan yang awalnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Pamong Pradja ini kemudian berkembang menjadi tradisi yang dinantikan oleh seluruh pekerja di Indonesia.
THR bukan hanya sekadar tunjangan finansial, tetapi juga merupakan bagian dari budaya dan tradisi yang mempererat tali silaturahmi antar sesama (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas







