Poligami Bukan Tradisi Islam, Seorang Pria Selebgram Brazil Menikahi 9 Gadis Sekaligus, Viral di Jagat Maya!

AKURAT BANTEN - Dilansir Wahid Fondation, Poligami bukan praktik yang dilahirkan Islam dan Islam tidak menginisiasi perkawinan Poligami.
Jauh sebelum Islam datang tradisi poligami telah menjadi salah satu bentuk praktik peradaban patriarkhis di seluruh dunia.
Peradaban patriarkhi adalah peradaban yang memposisikan laki-laki sebagai aktor yang memiliki hak menentukan seluruh aspek kehidupan social kemasyarakatan, ekonomi dan Politik.
Nasib hidup kaum perempuan dalam sistem ini didefinisikan oleh laki-laki dan untuk kepentingan mereka.
Perempuan, dalam budaya patriarkhi dipadang sebagai layaknya benda (mataa’) dan untuk kesenangan (mut’ah) (kesenangan) laki-laki.
Peradaban ini telah lama bercokol bukan hanya di wilayah Jazirah Arabia, tetapi juga dalam banyak peradaban kuno lainnya seperti di Mesopotamia, Mediterania dan di hampir seluruh bagian dunia lainnya.
- Baca Juga: Viral Pada Acara Pesta Pernikahan, Wanita Perkasa Menikahi 2 Lelaki Sekaligus, Kok Bisa?
- Baca Juga: Viral, Pernikahan Sejenis Perempuan dengan Perempuan di Cianjur
- Baca Juga: Momen Keluarga BCL & Tiko Gelar Acara Sebelum Pernikahan, Apakah Pertanda Hari Bahagia Sudah Dekat?
Berbagai pandangan keagamaan pada saat itu juga melegitimasi praktik-praktik tersebut. Dengan kata lain perkawinan poligami sejatinya bukan khas peradaban Arabia, tetapi juga peradaban bangsa-bangsa lain.
Di dunia Arab, tempat kelahiran Islam, sebelum Nabi Muhammad Saw lahir, perempuan dipandang rendah dan entitas yang tak berarti. Perempuan dianggap sebagai benda atau barang dan karena itu bisa diwaris.
Pemilik dan pewarisnya adalah laki-laki. Laki-laki berhak memiliki sejumlah isteri dan sejumlah budak perempuan.
Al-Qur’an banyak menyebut kata ba’l, untuk suami. Kata ba’l berarti pemilik (al–malik), tuan, penguasa (al–sayyid), atau pemelihara (al–rabb).
Sedangkan perempuan (isteri) disebut mab’uul, yang berarti dimiliki (al–mamlukah), yang dikuasai (al–masyudah) dan yang dipelihara (a– marbubah). Al-ba’l juga merupakan nama dari salah satu tuhan bangsa Arab ketika itu.
Maka tidaklah mengherankan pula bahwa masyarakat Arabia waktu itu, menganggap kelahiran anak perempuan bukan merupakan peristiwa yang patut dirayakan.
Sebagian malahan menganggap kelahiran anak perempuan itu justeru dapat membawa kesialan.
Kitab Suci kaum muslimin dalam sejumlah ayatnya menginformasikan kepada kita realitas sosial ini.
“Apabila mereka diberitahukan kabar tentang kelahiran anak perempuan, wajah mereka berubah menjadi merah-padam. Mereka berusaha menutupinya, untuk menyembunyikan kabar buruk ini. Mereka berpikir apakah membiarkannya dalam kehinaan atau menguburkan anak perempuan itu dalam keadaan hidup. Betapa buruknya keputusan mereka”.(Q.S. al-Nahl, 16: 58-59).
Pertanyaannya adalah, Apakah saat ini tidak kalah jahiliyahnya seperti dulu?
Poligami atau menikah lebih dari seorang istri bukanlah merupakan masalah baru, Namun secara historis, praktik poligami tak selamanya berakhir bahagia seperti yang dibayangkan, Karena banyak pria yang pada praktiknya tidak bisa berbuat adil kepada para istrinya.
Seperti kisah nyata yang dialami oleh pria bermana Arthur O Usro ini, menceritakan kehidupan poligaminya.
Diketahui, Arthur O Usro sempat menikahi 9 wanita sekaligus, Saat ini, Selebgram asal Brasil itu hanya tinggal dengan enam istri saja.
Ia mengungkapkan kalau apa yang terjadi dengan dirinya saat ini benar-benar menjadi kenyataan.
Dalam sebuah postingan di Instagramnya, Arthur O Usro menunjukkan kamar tidurnya dengan para istri, Tampak ada ranjang yang cukup panjang dilengkapi dengan tirai putih di setiap sisinya.
- Baca Juga: Miris! Remaja di Banten Banyak Terjerumus Narkoba, Esek-esek Bebas dan Pernikahan Dini
- Baca Juga: Ritual Naik Ranjang yang Unik dari Pernikahan Suku Mbojo Bima NTB
- Baca Juga: Kabar Vatikan! Paus Fransiskus: Para Imam Katolik Roma Dapat Memberkati Pasangan Sesama Jenis Kelamin
Jika di amati ranjang tersebut bisa memuat lebih dari lima orang, Ternyata ranjang tersebut merupakan tempat tidurnya bersama keenam istrinya.
Setiap malam, dia tidur berjejer dengan 6 istri tanpa ada rasa cemburu satu dengan yang lain, Kediaman untuknya dan keenam istri dibuat spesial dan disebut sebagai Mansão do Amor Livre atau Mansion Cinta yang Bebas.
"Kami kesulitan tidur di satu kasur bersama. Ini adalah mimpi yang jadi nyata, ini adalah tempat di mana aku akan membangun keluarga bersama enam wanita yang aku cinta," katanya dilansir Need To Know.
Dilaporkan bahwa kasur sepanjang enam meter tersebut dibuat dengan setengah kilogram emas.
"Aku memilih yang (tukang emas) yang terbaik di kotaku," ujar Arthur O Usro.
"Ketika aku bicara tentang kasur, dia awalnya tidak percaya bisa menciptakannya dengan dimensi seperti itu tapi akhirnya berhasil, Aku sangat senang dan puas dengan pekerjaannya," beber Arthur.
Tak cuma kamar yang unik, Arthur O Usro juga menyiapkan kamar khusus untuk para istrinya berdandan, Kamar itu dilengkapi dengan sound system hingga ruangan serba pink.
Rumah tersebut pun memiliki ruang tinju, bioskop mini, meja biliar, dan kolam renang. Adapun lebih dari 5.000 perabot yang bertema erotis.
"Aku membangun semuanya dengan harapan kesejahteraan, kami berhak atas semua kemewahan ini, Mansion ini memiliki ruangan yang dinamakan Kebun Hawa," kata pria 36 tahun itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










