Banten

7 Obat Herbal Penghilang Depresi dan Stres, Cocok Dikonsumsi Setelah Pemilu

Saeful Anwar | 16 Februari 2024, 14:16 WIB
7 Obat Herbal Penghilang Depresi dan Stres, Cocok Dikonsumsi Setelah Pemilu

AKURAT BANTEN – Pesta demokrasi Pemilu 2024 di Indonesia telah usai, tentunya masyarakat menunggu hasil penghitungan suara sampai tuntas.

Berapapun hasil penghitungan suara pasti akan berpengaruh pada sikap setiap warga Indonesia. Apalagi bagi yang terlibat langsung dalam pesta demokrasi tersebut.

Beberapa orang mulai merasa cemas, tertekan hingga stres karena hasil perhitungan tersebut. Bagaimana mengatasi masalah ini?

Selain dengan melakukan beragam aktivitas yang positif, mengkonsumsi tanaman herbal bisa menjadi solusi. Beberapa tanaman herbal dipercaya dapat mengatasi stres dan cemas yang berisiko melemahkan daya tahan tubuh. Karena itu, mengonsumsi tanaman herbal juga penting guna menjaga imunitas.

Dilansir dari laman okezone.com, berikut tanaman herbal yang dapat membantu mengatasi stres, dikutip dari Boldsky :

1.Jahe

Penelitian dalam jurnal ilmiah Biomolecular and Clinical Aspects menunjukkan, jahe dapat mengurangi berbagai jenis stres oksidatif karena banyaknya radikal bebas yang menumpuk dalam tubuh.

Ketika Anda mengkonsumsi jahe yang kaya antioksidan, ini akan menjadi cara efektif untuk menghilangkan radikal bebas.

Hal ini pada akhirnya juga akan mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker.

2. Ginseng

Dalam penelitian Journal of Gingseng Research, ginseng korea dapat mengatur respon imun, perubahan hormon karena stres, mengurangi peradangan, mengurangi kecemasan hingga depresi akibat stres.

Tapi, konsumsi ginseng juga tidak boleh sembarangan.

Karena, ginseng korea dapat berinteraksi dengan obat medis, terutama obat penyakit jantung dan hipertensi.

Oleh sebab itu, sebelum mengkonsumsi ginseng korea, baiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

3. Lavender

Mendengar kata lavender pasti Anda langsung berpikir ke bunga yang dapat mengusir nyamuk. Tapi, ternyata lavender tidak hanya ampuh mengusir nyamuk, tetapi juga stres.

Dikutip dari Healthline, hal ini karena lavender memiliki efek sedatif halus yang mempengaruhi sistem saraf dan membantu mengurangi kecemasan serta depresi.

Karena efeknya tersebut, bunga lavender banyak dimanfaatkan sebagai bahan anti-depresan yang dikombinasikan dengan bahan herbal lainnya.

4. Ginkgo Biloba

Ekstrak daun ginkgo biloba mengandung flavonoid dan terpenoid yang ampuh meredakan stres serta kecemasan.

Cara kerjanya, tumbuhan berjuluk pohon rambut gadis ini menangkal efek produksi hormon stres yang tidak terkendali, seperti adrenalin dan kortisol.

5. Kumis Kucing

Kumis kucing dipercaya memiliki sifat penenang yang dapat membantu proses relaksasi pada manusia.

Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan US Enviromental & Protection Agency. Mereka menemukan, kumis kucing dapat digunakan untuk mengatasi masalah stres, kecemasan hingga insomnia.

6. Passion Flower



Passion Flower terbukti meningkatkan kadar neurotransmitter gamma-aminobutyric di otak. Selain itu, bunga berwarna ungu ini juga bisa mengurangi kecemasan, meningkatkan ketenangan dan mengatasi stres.

Hal ini dibuktikan studi dalam Journal of Clinical Pharmacy Therapeutics.

Pengujian dilakukan pada individu yang menderita kecemasan. Mereka diberi ekstrak passion flower selama satu bulan.

Kemudian, individu tersebut melaporkan penurunan perasaan cemas dan stres serta peningkatan kualitas tidur. Untuk mendapatkan khasiatnya,

Anda bisa menggunakan passion flower kering untuk membuat teh atau bisa juga ekstrak lain dalam bentuk cair, kapsul, atau tablet.

7. Teh Chamomile

Chamomile mempunyai zat anti-inflamasi yang bersifat menenangkan. Selain itu, tumbuhan dari Eropa ini dapat meringankan efek samping dari stres, misalnya diare dan masalah tidur.

Hal ini diperkuat sebuah penelitian oleh Jurnal Phytomedicine yang menunjukkan, individu mengkonsumsi 1500 mg chamomile setiap hari mengalami penurunan stres dan kecemasan.

Yang perlu dicatat, chamomile dapat menyebabkan kantuk, maka tidak disarankan dikonsumsi saat hendak pergi ke luar rumah.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.