Banten

Sinopsis Film Ipar Adalah Maut Sedang Tayang di Bioskop, Kisah Nyata Perselingkuhan yang Viral!

Saiful Anwar | 14 Juni 2024, 11:25 WIB
Sinopsis Film Ipar Adalah Maut Sedang Tayang di Bioskop, Kisah Nyata Perselingkuhan yang Viral!

AKURAT BANTEN - Ipar Adalah Maut merupakan film Indonesia terbaru bergenre romantis yang mengdaptasi dari kisah nyata. FIlm ini sudah mulai tayang di bioskop mulai 1 Juni 2024.

Ipar Adalah Maut yang merupakan film yang disutradarai Hanung Bramantyo mengisahkan tentang luka yang datang dari orang terdekar, mengingatkan bahwa "keluarga adalah rumah" bisa menjadi pedang bermata dua.

Berikut sinopsis dari film Ipar Adalah Maut.

Baca Juga: HUT Ke-497 Jakarta 22 Juni Pemprov DKI Gelar Upacara di Monas, Warga Bisa Ikuti!

Kisah Ipar Adalah Maut dimulai dengan hubungan harmonis rumah tangga Aris (Deva Mahenra) dan Nisa (Michelle Zuidith) yang merupakan pasangan muda dan memiliki seorang anak perempuan.

Keluarga kecil tersebut tumbuh bahagia dan harmonis dengan kasih sayang Aris sebagai suami dan seorang ayah yang bertanggungjawab dan paham agama.

Konflik muncul ketika ibu Nisa meminya Rani (Davina Karamoy), adik kandung Nisa untuk tinggal bersama mereka. 

Rani awalnya menjaga jarak, tetapi lambat laun mulai menggoda Aris dan memicu perselingkuhan. Aris yang dikenal sebagai sosok penyayang dan bertanggung jawab berubah menjadi cuek dan dingin, menghancurkan pernikahan mereka dari dalam.

Baca Juga: Ruben Onsu Cerai dengan Sarwendah, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Film adaptasi ini pertama kali diketahui publik lewat unggahan konten Elizafisa pada Februari 2023. Cerita itu dikemas Eliza dalam bentuk video yang terbagi menjadi 24 bagian.

Usai viral dan banyak disoroti oleh netizen, kisah itu pun diangkat menjadi film layar lebar di bawah naungan produksi MD Pictures.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.