Mitos atau fakta: Mengambil Kembali Makanan Yang Telah Jatuh, Selama Kurang Dari Lima Detik

AKURAT BANTEN - Sobat Akurat Banten, ada yang berpendapat dan masih percaya bahwa makanan yang sedang kita makan, kemudian jatuh kebawah kurang dari lima detik itu masih dirasa aman.
Tetapi marilah kita pelajari, apakah pernyataan ini sebuah pendapat yang benar ataukah sekedar candaan belaka.
Yuk, mari Sobat muda perhatikan ulasan berikut:
Sobat muda, sebenarnya jangan mematuhi aturan belum lima detik dan mengambil risiko dengan makanan yang jatuh di lantai.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Lanjutkan Uj Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 70 Jakarta Selatan
Ketika para peneliti di Clemson University dalam sebuah studi tahun 2017 meninggalkan sebuah roti di atas permukaan lantai dalam waktu lima detik. Roti tersebut nyatanya terkontaminasi salmonella.
Kemudian, para peneliti juga menemukan hasil bahwa "sejumlah besar bakteri berpindah ke makanan dalam waktu lima detik." Itu artinya, makanan boleh diambil dan dimakan lagi sebelum terjatuh lima detik hanya mitos belaka, ya.
Sebuah penelitian mengungkap mengonsumsi makanan yang sudah jatuh bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
Makanan yang sudah jatuh lebih dari lima detik dinilai sudah terkontaminasi oleh bakteri e coli.
Baca Juga: Proyek Peningkatan Jalan Pemkot Tangerang Makan Korban, Pengendara Motor Alami Luka Parah
Para peneliti menilai, bakteri bisa menyebar dengan cepat dalam hitungan detik. Hal ini diungkap oleh penelitian yang dilakukan pada 2003.
Dilansir Boldsky, hal senada juga diungkapkan oleh penelitian yang dilakukan Universitas Rutgers pada 2016.
Mereka melakukan percobaan dengan menjatuhkan berbagai makanan, mulai semangka, roti tawar, roti dengan olesan mentega dan permen gummy ke berbagai permukaan lantai, seperti ubin keramik, karpet dan baja.
Untuk mengetahui makanan mana yang banyak terkontaminasi, peneliti menggunakan empat periode waktu berbeda.
Empat waktu tersebut di antaranya, kurang dari satu detik, lima detik, 30 detik hingga lima menit.
Hasilnya ditemukan bahwa semangka merupakan makanan yang paling banyak terkontaminasi bakteri. Ini karena buah berdaging merah tersebut memiliki sifat lembab.
Selain semangka, permen gummy menjadi makanan yang mudah terkontaminasi. Parahnya, meski makanan yang kotor hanya satu sisi, namun banyak bagian lain dari makanan tersebut yang sudah terkontaminasi secara tidak kasat mata.
Oleh karena itu, sebaiknya hentikan kebiasaan memungut dan memakan makanan yang sudah jatuh ke lantai [**]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5Brasil Pernah Bantai Thailand dan Vietnam 9-1, Kini Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3!
- 6UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 7Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 8Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027





