Banten

6 Fakta Menarik Film Animasi Jumbo, Sukses Ditonton 3,5 Juta Penonton hingga Jadi Film Animasi Terlalis di Indonesia

Cooky T. Adhikara | 15 April 2025, 20:21 WIB
6 Fakta Menarik Film Animasi Jumbo, Sukses Ditonton 3,5 Juta Penonton hingga Jadi Film Animasi Terlalis di Indonesia

 

AKURAT BANTEN - Film animasi Jumbo sukses menggebrak industri perfilman Indonesia. Baru tayang perdana pada 31 Maret 2025, hingga hari ini sudah tembus 3,5 juta lebih penonton.

Tidak hanya itu, film animasi Jumbo juga bersiap mendunia dengan jadwal tayang di 17 negara.

Film animasi Jumbo disutradarai oleh Ryan Adriandhy dan diproduksi Visinema Studios bersama Springboard dan Anami Films.

Waktu pembuatan film animasi tersebut juga bukan waktu yang sebentar, melainkan butuh selama 5 tahun untuk membuatnya hingga akhirnya bisa sesukses saat ini.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Ini 6 Tips Membeli HP Bekas Gar Tidak Tertipu yang Harus Kamu Perhatikan

Pengisi suara film Jumbo juga bukan orang yang sembarangan, melainkaan diisi oleh para aktor dan atris ternama Indonesia.

Ada  Prince Poetiray, Quinn Salman, Bunga Citra Lestari, Ariel Noah dan masih banyak yang lainnya. 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 6 Fakta menarik film animasi Jumbo yang harus kamu ketahui:

1. Digarap Selama 5 Tahun, Libatkan 420 Kreator Lokal

Proyek film Jumbo bukan dibuat dalam semalam. Produksinya memakan waktu lebih dari lima tahun sejak ide awalnya pada 2019.

Di balik layar, ada lebih dari 420 kreator lokal yang bahu-membahu dari animator, musisi, penulis, hingga seniman visual.

Baca Juga: 4 Rekomendasi HP Gaming Terbaik dengan Harga Terjangkau di Tahun 2025, Dijamin Lancar

Setiap detik dalam film ini terdiri dari 24 frame yang digambar manual dan digital, bukti totalitas Visinema Animation dalam menghadirkan animasi berkualitas dunia.

2. Film Animasi Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

Dalam waktu singkat, Jumbo sukses menyalip rekor Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017) yang sebelumnya mencetak 642.312 penonton.

Hingga artikel ini dirilis, film Jumbo sudah tembus 3,5 juta lebih penonton, dan menjadi film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa.

Pencapaian ini membuktikan bahwa karya anak bangsa bisa bersaing bahkan melampaui ekspektasi.

3. Tayang di 17 Negara, dari Rusia hingga Mongolia

Tak hanya menaklukkan layar bioskop Indonesia, Jumbo juga melebarkan sayap ke panggung global.

Baca Juga: 8 Tips Cara Merawat Laptop Agar Awet dan Tahan Lama, Hindari Penggunaan Aplikasi Berat

Film ini akan tayang di 17 negara, termasuk Rusia, Mongolia, dan Turki. Ini menjadikan Jumbo sebagai film animasi Indonesia pertama yang dirilis secara internasional, membuktikan daya tarik cerita lokal yang bersifat universal.

4. Debut Sutradara dari Komika Ryan Adriandhy

Sosok di balik layar Jumbo adalah Ryan Adriandhy, yang dulu dikenal sebagai komika jebolan Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) musim pertama.

Kini, ia bertransformasi jadi sutradara animasi layar lebar. Setelah kuliah S2 di AS dan membuat film pendek pemenang Piala Citra, Jumbo menjadi debut film panjangnya.

Bukti bahwa kreativitas lintas bidang bisa melahirkan karya luar biasa.

5. Cerita Dekat dengan Anak Indonesia, Sarat Nostalgia

Kisah Jumbo mengangkat tema keluarga, kehilangan, dan keberanian dari sudut pandang anak-anak.

Tokohnya, Don, adalah anak bertubuh besar yang hidup sendiri setelah kehilangan orang tuanya.

Ia bertemu dengan roh gadis kecil bernama Meri dan memulai petualangan emosional.

Baca Juga: Garuda Muda Kalah Telak Lawan Korut di Perempat Final Piala Asia U17 2025, Erick Thohir: Jangan Hukum Mereka

Berlatar awal 2000-an, film ini menghidupkan kembali suasana permainan tradisional seperti petak umpet dan kasti membawa penonton dewasa bernostalgia dan anak-anak mengenal masa kecil yang sederhana.

6. Bertabur Pengisi Suara Bintang

Untuk urusan pengisi suara, Jumbo tidak main-main. Ada Bunga Citra Lestari dan Ariel NOAH sebagai orang tua Don, serta nama-nama besar seperti Cinta Laura, Angga Yunanda, Aci Resti, Rachel Amanda, dan banyak lagi.

Kualitas akting suara mereka menambah kedalaman emosi dan menjadikan karakter animasi terasa hidup.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.