Banten

Mengapa Pedihnya Mata Mengiris Bawang? Ini Rahasia Dibalik Kisah Yang Bikin Kamu Bercucuran Air Mata

Saeful Anwar | 10 Mei 2025, 07:54 WIB
Mengapa Pedihnya Mata Mengiris Bawang? Ini Rahasia Dibalik Kisah Yang Bikin Kamu Bercucuran Air Mata

 

AKURAT BANTEN-Siapa di antara kita yang tak pernah merasakan "drama" air mata saat berhadapan dengan si bulat pedas, bawang?

Sensasi perih yang tiba-tiba menyerang mata, membuat kita mengedip-ngedip tak karuan, bahkan sampai harus menyeka air mata yang mengalir deras.

Tapi, tahukah kamu bahwa di balik kejadian sehari-hari ini tersimpan sebuah kisah kimiawi yang menakjubkan? Bukan sekadar "bawangnya jahat" atau "mata kita terlalu sensitif", lho!

Baca Juga: Kemenag Wajibkan PIHK Sediakan Dokter, Rumah Sakit Rujukan, dan Asuransi Aktif

Terbongkar! Dalang di Balik Air Mata Bawang
Bayangkan bawang sebagai sebuah pabrik kimia mini yang menyimpan berbagai senyawa.

Ketika kita mengiris lapisan demi lapisannya, kita sebenarnya sedang "merusak" pabrik ini. Akibatnya, sel-sel bawang yang terluka melepaskan sebuah enzim penting bernama alliinase.

Nah, di sinilah keajaiban (atau mungkin "kejailan" bagi mata kita) dimulai. Enzim alliinase ini tidak bekerja sendirian. Ia bertemu dengan senyawa sulfur alami yang memang sudah ada di dalam bawang.

Baca Juga: Gebrakan Polda Banten: Ratusan Preman Diciduk, Jaminan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Tercipta!

Pertemuan kedua senyawa ini memicu sebuah reaksi kimia yang menghasilkan gas "jahat" bernama syn-Propanethial-S-oxide.

Si Gas Pengganggu yang Bikin Mata Meradang
Gas syn-Propanethial-S-oxide ini bersifat volatil, yang artinya ia mudah menguap dan menyebar ke udara.

Begitu gas ini mencapai permukaan mata kita yang lembap, terjadilah kontak yang tak terhindarkan.

Baca Juga: DAHSYAT! Raup Rp 46 Miliar dalam Sebulan! Ribuan Warga Sudah Buktikan Pemutihan Pajak di UPT Samsat Cikokol Tangerang

Mata kita, sebagai indra yang sangat sensitif dan dilindungi dengan baik, langsung mengenali zat asing ini sebagai "ancaman" ringan.

Sebagai respons alami dan cerdas, tubuh kita memerintahkan kelenjar air mata untuk segera memproduksi air mata sebanyak-banyaknya.

Tujuannya? Tak lain adalah untuk melarutkan dan mengeluarkan gas iritan tersebut, layaknya air yang membersihkan debu dari mata.

Baca Juga: Turun Tangan, Wakil Wali Kota Tangsel Dorong Penuntasan Kasus Pelecehan di SMK

Reaksi mata berair saat terkena bawang adalah contoh brilian dari mekanisme pertahanan tubuh kita.

Sama halnya ketika mata kita kelilipan debu atau terpapar asap, produksi air mata adalah cara alami untuk menjaga organ penglihatan tetap bersih dan terlindung dari potensi bahaya.

Jadi, air mata yang keluar saat mengupas bawang bukanlah tanda kelemahan, justru sebaliknya, itu adalah bukti betapa hebatnya sistem pertahanan tubuh kita!

Baca Juga: Kisah Tangis Menuju Madinah, Calon Haji Asal Sidoarjo Wafat dalam Penerbangan

Beda Jenis Bawang, Beda "Galaknya"?

Tahukah kamu bahwa tingkat "kegalakkan" bawang dalam membuat mata perih bisa berbeda-beda?

Ternyata, ini berkaitan erat dengan kandungan sulfur dan enzim alliinase yang bervariasi di setiap jenis bawang.

Misalnya, bawang bombay seringkali dianggap sebagai "biang keladinya" air mata.

Baca Juga: Gisella Anastasia Diduga Berpacaran Dengan Aktor Muda Cinta Brian, Tampil Kompak di Pernikahan Luna dan Maxime

Hal ini disebabkan karena kandungan sulfur dan enzimnya yang cenderung lebih tinggi dibandingkan jenis bawang lainnya, seperti bawang merah atau bawang putih.

Jadi, semakin tinggi kandungan senyawa pemicu reaksinya, semakin "pedas" pula efeknya pada mata.

Tips Jitu Mengatasi "Drama" Air Mata Saat Mengupas Bawang

Baca Juga: Mudah dan Cepat, Ini Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Kualitas Full HD, Gratis!

Tenang, kamu tidak harus menyerah pada "teror" bawang! Ada beberapa trik sederhana yang bisa dicoba untuk meminimalisir efek perih di mata:

* Dinginkan Bawang: Suhu dingin dapat memperlambat pelepasan enzim dan penguapan gas. Coba masukkan bawang ke dalam kulkas beberapa saat sebelum dipotong.

* Gunakan Pisau Tajam: Pisau yang tajam akan menghasilkan irisan yang lebih bersih dan mengurangi kerusakan sel bawang, sehingga pelepasan enzim dan gas juga berkurang.

Baca Juga: 10 SMA Terbaik di Bekasi 2025: Rekomendasi Sekolah Unggulan Berdasarkan Data UTBK, Cek Apakah ada Sekolah Incaranmu?

* Potong di Dekat Kipas Angin atau Ventilasi: Aliran udara dapat membantu mengusir gas syn-Propanethial-S-oxide menjauh dari wajah dan mata kita.

* Nyalakan Lilin atau Kompor: Beberapa orang percaya bahwa api dapat menarik gas iritan sebelum mencapai mata. Namun, tetap berhati-hati saat mencoba trik ini.

* Gunakan Kacamata: Kacamata biasa atau goggles dapat menjadi penghalang fisik yang efektif untuk melindungi mata dari gas bawang.

Baca Juga: 23 Siswa Bermasalah di Cianjur Dikirim Ke Barak Militer Bandung untuk Pembinaan Karakter

Kesimpulan: Sains di Balik Air Mata Bawang Itu Menarik!

Jadi, lain kali saat kamu mengupas bawang dan air mata mulai mengalir, ingatlah bahwa kamu sedang menyaksikan sebuah reaksi kimia yang menakjubkan.

Bukan karena bawangnya "menyedihkan", tapi karena adanya interaksi antara enzim dan senyawa sulfur yang menghasilkan gas iritan.

Dengan memahami proses ini, kita jadi lebih menghargai betapa kompleks dan cerdasnya alam semesta, bahkan dalam urusan mengupas bawang sekalipun!

Baca Juga: Viral TikTok: Hanya Karena Baju Adat, Pernikahan Indah Berubah Jadi Kekacauan Memilukan!

Sekarang, kamu bisa mengupas bawang dengan lebih "santai" sambil mengingat kisah menarik di baliknya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman