Banten

TikTok Rilis Fitur Meditasi, Ajak Pengguna Istirahat Lebih Awal dan Jaga Kesehatan Mental

Andi Syafrani | 18 Mei 2025, 07:26 WIB
TikTok Rilis Fitur Meditasi, Ajak Pengguna Istirahat Lebih Awal dan Jaga Kesehatan Mental

AKURAT BANTEN - TikTok makin serius membangun ekosistem digital yang lebih sehat bagi penggunanya. Platform berbagi video populer ini resmi merilis fitur meditasi sebagai bagian dari kampanye mendukung kesehatan mental sekaligus mengurangi kebiasaan scrolling berlebihan di malam hari. Setelah sebelumnya diuji secara terbatas, fitur ini kini mulai tersedia secara global untuk seluruh pengguna.

Baca Juga: Dampak Ekonomi Positif Idul Adha bagi Peternak dan UMKM Lokal

Melalui fitur ini, TikTok menyuguhkan pengalaman berbeda di malam hari. Layar akan menampilkan suasana yang lebih tenang dengan suara musik lembut, panduan pernapasan, serta visual yang dirancang untuk menenangkan pikiran.

Tujuannya sederhana tapi penting: membantu pengguna menutup hari dengan lebih tenang dan perlahan menjauh dari layar ponsel menjelang tidur.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Kamu Harus Segera Usir Cicak dari Rumah

Untuk pengguna remaja di bawah usia 18 tahun, fitur ini langsung aktif otomatis. TikTok akan mengganti tampilan feed "For You" menjadi sesi meditasi jika aplikasi masih digunakan setelah pukul 10 malam.

Jika remaja tetap membuka aplikasi, TikTok akan memberikan peringatan layar penuh yang mengingatkan mereka agar segera beristirahat. Cara ini diharapkan bisa membantu anak muda membentuk rutinitas tidur yang lebih sehat.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Bahaya Cicak di Rumah dan 13 Cara Ampuh Mengusirnya!

Sementara itu, pengguna dewasa diberikan opsi untuk mengatur sendiri waktu meditasi melalui menu “Screen Time.” Mereka bisa mengaktifkan fitur “sleep hours” dan menentukan kapan konten meditasi muncul setiap malam. Dengan begitu, fitur ini tetap fleksibel mengikuti kebutuhan dan kebiasaan masing-masing pengguna, tanpa terasa memaksa.

Baca Juga: Misteri di Balik Kecelakaan Maut Rawa Buaya: Benarkah Setan Budeg Ada, ataukah Sekadar Mitos Kelalaian?

Inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian upaya TikTok untuk merespons berbagai kritik dan kekhawatiran yang selama ini dilontarkan terkait dampak platform digital terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental, terutama di kalangan remaja.

Beberapa tahun terakhir, TikTok memang telah memperkenalkan sejumlah fitur pengingat waktu layar dan kontrol penggunaan demi meningkatkan keselamatan pengguna.

Baca Juga: Si Kecil yang Tangguh: Mengungkap Fakta-Fakta Menarik tentang Cicak yang Mungkin Belum Kamu Ketahui!

Tak hanya fokus pada fitur baru, TikTok juga menunjukkan komitmennya lewat aksi sosial. Mereka mengumumkan akan menyalurkan donasi berupa kredit iklan senilai 2,3 juta dolar AS atau sekitar Rp37,9 miliar.

Dana tersebut akan disalurkan ke 31 organisasi kesehatan mental yang tersebar di 19 negara melalui program Mental Health Education Fund. Harapannya, donasi ini bisa membantu kampanye edukasi dan layanan dukungan psikologis di berbagai wilayah.

Baca Juga: Tak Hanya Waisak, Berikut Daftar Long Weekend di Bulan Mei 2025!

Melalui langkah-langkah ini, TikTok berupaya menunjukkan bahwa media sosial tak hanya soal hiburan, tapi juga bisa jadi alat yang mendukung gaya hidup lebih seimbang.

Fitur meditasi ini jadi salah satu bentuk nyata bahwa teknologi bisa hadir bukan hanya untuk membuat kita sibuk, tapi juga membantu kita lebih sadar akan pentingnya istirahat dan menjaga diri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC