Hati-Hati, Anak Main Gadget Sebelum Tidur Bisa 'Membajak' Otaknya! Ini Kata Psikolog

AKURAT BANTEN-Di era serba digital ini, gadget telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak. Para orang tua tahu betul dilemanya: di satu sisi, gadget adalah sumber belajar dan kreativitas; di sisi lain, penggunaan yang tak terkontrol adalah ancaman serius bagi tumbuh kembang mereka.
Namun, ada satu momen kritis yang kerap luput dari perhatian, padahal dampaknya sangat besar: waktu menjelang tidur.
Anda mungkin berpikir anak sedang tenang saat bermain gadget sebelum tidur.
Padahal, tanpa disadari, tindakan ini justru bisa mengacaukan ritme istirahat dan bahkan kualitas tidur Si Kecil secara keseluruhan.
Penting untuk Dipahami: Gangguan tidur pada anak tidak hanya berarti kurang tidur, tetapi juga memengaruhi suasana hati, fokus belajar, hingga perkembangan kognitifnya.
Baca Juga: Bakar Rp3 Miliar Tiap Bulan, Si Benteng Tetap Kalah Pamor dari Bus Tayo di Mata Pelajar
Gadget 1 Jam Sebelum Tidur = Mengundang 'Excitement'
Psikolog Anak dan Co-founder Tiga Generasi, Saskhya Aulia Prima, menekankan bahwa membiarkan anak mengakses digital menjelang waktu tidur adalah sebuah kesalahan fatal.
Aturan emasnya: hindari penggunaan gadget satu jam sebelum anak beranjak ke kasur.
Mengapa demikian?
Saskhya menjelaskan bahwa akses digital, terutama tontonan atau permainan yang menarik, tidak akan membuat anak mengantuk, melainkan justru membuat otak semakin terjaga dan bersemangat (excited).
"Karena nanti dia jadi nggak ngantuk. Karena kan kayak kita ya, kalau misalkan mau tidur, terus kita misalnya ke akun-akun belanja gitu atau kita lihat apa gitu yang menarik gitu. Itu jadi ganggu jam tidurnya dia juga," ujarnya dalam acara Keluarga Cerdas Berinternet (Google dan YouTube).
Ketika otak terstimulasi oleh cahaya biru dan konten yang menarik, produksi hormon tidur alami, melatonin, akan terhambat.
Alhasil, anak akan kesulitan memulai tidur, kualitas tidur menurun, dan siklus tidur pun terganggu.
Terapkan 'Zona Bebas Gadget' di Dua Area Kunci Ini
Selain masalah tidur, keberadaan gadget di area pribadi anak juga membawa risiko lain yang tak kalah mengkhawatirkan.
Saskhya menyoroti hasil beberapa penelitian yang menyebutkan:
"Beberapa penelitian bilang kalau misalnya di kamar itu kita kasih gadget, itu memungkinkan mereka lebih tinggi peluangnya untuk mengakses konten-konten yang inappropriate buat mereka."
Tanpa pengawasan langsung, anak-anak memiliki peluang lebih tinggi untuk menjelajahi konten yang tidak sesuai usia, bahkan yang berisiko.
Kamar tidur yang seharusnya menjadi zona aman dan istirahat, berubah menjadi ruang dengan potensi risiko digital.
Baca Juga: Banjir–Longsor Lumpuhkan Ekonomi Lokal, OJK Turun Tangan Beri Relaksasi Kredit
Oleh karena itu, Moms dan Dads disarankan untuk segera menetapkan aturan Zona Bebas Gadget di rumah, khususnya di dua area paling penting ini:
• Ruang Tidur (Kamar Tidur Anak)
Fungsikan kamar hanya sebagai tempat beristirahat.
Jauhkan semua perangkat digital untuk memastikan anak mendapatkan tidur yang berkualitas dan terhindar dari godaan akses konten tak pantas tanpa pengawasan.
• Ruang Makan
Area ini harus menjadi zona interaksi keluarga murni.
Menggunakan waktu makan untuk screen time menghilangkan kesempatan berharga bagi orang tua dan anak untuk berkomunikasi, berbagi cerita, dan memperkuat ikatan emosional.
Intinya: Batasi akses digital tidak hanya pada waktu, tapi juga pada ruang.
Dengan membuat kedua area ini bebas gadget, Anda telah melindungi kualitas istirahat anak dan memprioritaskan komunikasi keluarga (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5Brasil Pernah Bantai Thailand dan Vietnam 9-1, Kini Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3!
- 6UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 7Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 8Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027








