DRAKOR: PDIP Bermain Dua Kaki? Gibran Sengaja di Biarkan Bergabung Dengan Partai Golkar!

AKURAT BANTEN - Dikutip dari Podcast Herusubeno Poin (06/11/2023) dengan judul: Status Gibran di PDIP, Persona Non Grata! Kapan Jokowi Menyusul?
"Persona non grata adalah sebuah istilah dalam bahasa Latin yang dipakai dalam perkancahan politik dan diplomasi internasional. Makna harafiahnya adalah orang yang tidak diinginkan. Orang-orang yang di-persona non grata-kan biasanya tidak boleh hadir di suatu tempat atau negara. Apabila ia sudah berada di negara tersebut, maka ia harus diusir dan dideportasi." (Wikipedia)
Dalam Podcast ini menerangkan bahwa pihak Gibran Telah menelepon Ketua PDIP Puan Maharani melalui perwakilannya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Karena Gibran akan di kuningkan (Golkar)
Baca Juga: Kisah Sopir Ingin Cepat Kaya Menjalani Ritual Pesugihan JM (Jual Musuh), 1 Nyawa dibayar 16 Milyar
Hartarto mengatakan bahwa regulasi berdasarkan UUD 45 Capres atau Cawapres harus memiliki partai atau gabungan partai, PDIP bersama Perindo dan Hanura sudah mendukung Ganjar-Mahfud kata Hasto di Denpasar Bali Sabtu, 4 November 2023.
Ketika Hasto berada di NTB, lebih lanjut menjelaskan, Bahwa seorang Capres atau Cawapres tidak boleh memiliki 2 kartu keanggotaan partai, Namun karena kami sudah memiliki calon sendiri (Ganjar/Mahfud) jadi tidak terlalu penting menjelaskan tentang Gibran yang sekarang kabarnya mau bergabung dengan partai Golkar.
Menurut Pakar politik Agung Laksono, Benar gibran itu akan bergabung dengan Partai Golkar tapi dari unsur kepemudaannya (AMPI), hal ini di ketahui dari beberapa unsur pengurus Golkar bersamaan pada acara deklarasi Rapimnas partai bergambar beringin pada Rabu, 21 Oktober 2023.
Puan Maharani pun sampai saat ini tidak memberikan kepastian hukum untuk menetapkan status Gibran di partai, dia hanya mengatakan bahwa sekarang gibran adalah Cawapresnya Prabowo, Hal ini ungkapkannya pada Selasa, 30 Oktober 2023 Lalu.
Para pakar politik menilai, ini adalah strategi PDIP untuk bermain dua kaki, sehingga menjadikan Gibran sebagai kuda troyanya Prabowo, saat ini kita ketahui kesehatan Prabowo yang makin menurun memungkinkan Gibran menjadi presiden atau akan banyak mewakili kegiatan penting presiden.
Pertanyaannya, Apakah pengalaman dan kemampuan Gibran untuk memimpin negara sudah teruji? Dengan usia muda dan pengalaman minus tentu akan sangat membahayakan kebijakanyang di ambil, Atau sangat memungkinkan dia akan di setir oleh sejumlah oligarki. Lalu mau dibawa kemana negeri ini. Perlu kita ketahui Cawapres itu bisa mengambil keputusan politik ketika presiden tidak bisa melakukannya dengan alasan kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










