Presiden Jokowi Menanggapi Pernyataan Anies Baswedan, Bahwa Gaji ASN Dan TNI_Polri Tertunda Karena Covid, Perang Dagang Dan Geopolitik

AKURAT BANTEN - Presiden Joko Widodo usai meresmikan Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor di Gerbang Tol Limo Utama, Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin pagi, 8 Januari 2024.
Saat ditanya para awak media, Menjawab kritik calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan dalam debat capres di Istora Senayan Jakarta, pada Ahad malam.
Dimana Anies Baswedan yang menyebut presiden jarang menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota TNI-Polri. Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan keputusan untuk menaikkan gaji TNI-Polri dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Kemudian Jokowi juga mengatakan bahwa terdapat faktor eksternal dalam pengambilan suatu kebijakan yang selama ini dilakukan oleh perintah.
Menurut Anies, kebijakan Jokowi soal mensejahterakan anggota TNI-Polri kalah jauh dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Baca Juga: Hasto Kristiyanto Menilai Pernyataan Prabowo, Sayangnya Tidak Memahami Postur Angkatan Perang
- Baca Juga: Usai Debat, Anies Dan Prabowo Tidak Bersalaman, Kenapa? Ini Jawabannya!
- Baca Juga: Skor Debat Capres Sesi Ketiga Untuk 02, Anies Kasi Skor 11 Dari 100 Sementara Ganjar 5 Dari 10
“Kalau fiskal kita dalam posisi tertekan dengan eksternal seperti Covid, perang dagang, kemudian geopolitik yang tidak memungkinkan" Ungkap Jokowi.
"ya, tidak mungkin kita lakukan semua dengan pertimbangan dan kalkulasi yang matang,” kata Jokowi ditemui usai meresmikan Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor di Gerbang Tol Limo Utama, Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin pagi, 8 Januari 2024.
Dalam debat semalam, Anies memberi pernyataan tersebut untuk menjawab pertanyaan dari Ganjar Pranowo mengenai kebijakan anggaran pertahanan di era Jokowi.
Gubernur Jakarta 2017-2022 menjelaskan anggaran pertahanan naik drastis tetapi tunjangan anggota militer kurang diperhatikan, termasuk tunjangan kinerja.
"Kesejahteraan tidak dipikirkan serius. Tukin hanya 80 persen. Lihat Kemenkeu, lihat Kemen PUPR, menterinya mengusahakan peningkatan tukin," kata Anies.
Selama sembilan tahun memimpin Indonesia, Jokowi menaikkan gaji pokok ASN sebanyak tiga kali. Kenaikan tersebut jauh berkurang dibandingkan era Presiden SBY.
Sejak Jokowi memerintah secara penuh pada 2015-2023, hanya dua kali ASN dan TNI-Polri mengalami kenaikan gaji pada 2015 dan 2019. Kenaikan sekali lagi baru akan dilakukan pada 2024.
Dalam keterangan pers di Depok pada Senin, Jokowi mengatakan, kenaikan gaji TNI-Polri dan ASN untuk tahun ini sudah diteken. “Secepatnya, secepatnya akan keluar,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









