Ganjar Pranowo Menanggapi Sindiran Presiden Joko Widodo Tentang Data Pertahanan Bukan Toko Kelontong

AKURAT BANTEN - Capres Ganjar Pranowo merespons pernyataan Jokowi yang menyebut, sejatinya data pertahanan di Kemenhan RI itu tidak bisa dibuka secara umum, Data pertahanan merupakan rahasia negara yang tidak bisa terang-terangan dibuka layaknya toko kelontong.
Menyikapi itu, Ganjar secara tegas menyebut kalau sejatinya data itu termuat di website Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan RI (Kemenkopolhukam) dan bisa diakses.
"Ada datanya di Kemenkopolhukam, terbuka itu di website," kata Ganjar saat ditemui awak media di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (8/1/2024).
Dalam momen ini, Ganjar juga merespons soal tanggapan capres nomor urut 2 yang juga merupakan Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto soal keterbukaan data itu.
Menurut Ganjar, seharusnya Prabowo cukup menyatakan tidak bisa membuka datanya.
- Baca Juga: Selegram Clara Wirianda Diduga Dekat Dengan Pejabat Publik Nomor Satu di Medan
- Baca Juga: Viral! Pengemis Asal Jombang Siang Ngemis, Malam Nginap di Hotel Mewah.
- Baca Juga: Viral! Pengamen Berpenghasilan Rp33 juta Berusia 13 Dan 15 Tahun di Amankan Pemerintah
"Saya butuh jawaban saja, kalau memang tidak bisa kan dia jawab, 'tidak bisa dibuka pak'," ucap Ganjar Pranowo.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa tidak semua data pertahanan dan keamanan bisa dibuka ke publik.
"Yang berkaitan dengan pertahanan, yang berkaitan dengan keamanan negara, yang berkaitan dengan Alutsista itu ada yang bisa terbuka tapi banyak yg memang harus kita rahasiakan," kata Jokowi di Kampung Kecil, Kawasan Serang, Banten, Senin, (8/1/2023).
Pasalnya kata Presiden masalah pertahanan menyangkut dengan strategi besar negara. Menurut Presiden data Pertahanan tidak seperti toko kelontong yang semuanya bisa dibuka.
"Karena ini menyangkut strategi besar negara engga bisa semua dibuka kaya toko kelontong nggak bisa," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










