Banten

Gen-Z Ala Idola K-Pop Mengirimkan Coffee Truck di Acara Desak Anies Hari Ini di Jakarta

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 18 Januari 2024, 18:50 WIB
Gen-Z Ala Idola K-Pop Mengirimkan Coffee Truck di Acara Desak Anies Hari Ini di Jakarta

AKURAT BANTEN - Dua grup komunitas yang mengaku sebagai fans calon presiden nomor urut 1, Anies Bubble dan Olppaemi Project membuat kejutan di acara Desak Anies.

Kelompok pendukung Anies dari Kaum Gen-Z ala idola K-Pop itu mengirimkan coffee truck di acara Desak Anies yang digelar hari ini di Jakarta, Kamis, 18 Januari 2024.

"Hari ini di Hallf Pati Unus, Jakarta Selatan, telah hadir coffee truck dari @olpproject sebagai simbol dukungan dari Humanies untuk Anies.

Semua orang di Desak Anies dapat makanan dan kopi secara gratis," tulis admin Anies Bubble, satu jam lalu. Humanies adalah nama fandom tidak resmi komunitas penggemar Anies ini.

"Humanies! Siap mendesak Abah di acara Desak Anies, Kamis (18/1) besok! Good news! Minnies bakal datang bareng Olppaemi Project dan kejutan seru. Spesial buat Humanies yang udah dapat e-mail konfirmasi kedatangan dari tim Desak Anies! Ready to join the hype?" tulis Anies Bubble.

Dukungan dari komunitas itu diberikan dengan cara sama yang mereka lakukan ketika mendukung idola K-Pop melalui pengirimkan food truck, souvenir, hingga patungan memasang videotron.

Pasang Videotron di Indonesia sebenarnya sudah dilakukan oleh Fandom K-Pop. Salah satunya, Mereka patungan atau mendonasikan sejumlah uang untuk biaya memasang LED Banner di Ciputra World Jakarta, saat ia berulang tahun.

Selain itu, Anies Bubble mengirimkan food truck, membuat lightstick, hingga memasang videotron di Jakarta, Bekasi, Surabaya, Medan, dan Gorontalo dari Gen Z pendukung Anies.

Seperti diketahui bahwa dua komunitas ini menyatakan, dirinya tidak terafiliasi dengan Timnas AMIN dalam pemilihan presiden ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.