Masinton Pasaribu: 02 Kampanye Dimana-Mana Sepi, Ngomong Sama Rumput Sama Daun

AKURAT BANTEN - Masinton Pasaribu Jubir TPN Ganjar-Mahfud, mengaku tak khawatir dengan hasil survei yang memempatkan palson 03 pada posisi ketiga.
Dalam pernyataannya Masinton mengaku kampanye Ganjar-Mahfud selalu ramai didatangi masyarakat berbeda dengan paslon 02 Prabowo-Gibran.
"Siapa bilang (hasil survei Ganjar-Mahfud paling bawah), kebalik-balik. 02 lu lihat saja kampanye di mana-mana sepi ngomong sama rumput, sama daun." ungkapnya.
"Kemarin ke Papua, maaf, bukan rasis, penduduk asli Papua Malenesia (tak datang), yang datang Melayu-Melayu tuh? Bukan rasis," kata Masinton dalam diskusi bertajuk 'Pertarungan Politik di Tengah Kampanye Akbar, Ada yang Barbar?' di Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).
Masinton berpandangan beberapa lembaga survei yang menunjukkan hasil Pemilu 2024 bisa berlangsung satu putaran terafilisiasi dengan paslon tertentu.
- Baca Juga: Jusuf Kalla: Dari Semua Pemilu, Tahun Ini Paling Kotor!
- Baca Juga: Cak Imin: Belah Dada Saya, Isinya Merah Putih, NKRI Harga Mati!
- Baca Juga: Menteri Sosial Tri Rismaharini Tak di Libatkan Oleh Presiden Jokowi Dalam Program Pembagian Bansos
"Sudalah itu semua lembaga survei terafilisiasi dengan salah satu paslon. Sebagai besar lembaga survei yang merilis survei di atas yang mau satu putaran, propaganda satu putaran terafiliasi salah satu paslon," ucap politikus PDIP itu.
Dia melanjutkan, Bahwa Pemilu bisa dilaksanakan baik dengan mengikuti aturan yang ada saat ini.
"Kita bicara pemilih bicara fakta, bicara aturan, bicara proses, bicara mengenai penegakan aturan, kalau ada pelanggaran diproses. Nah, sepanjang prosesnya secara normatif ada dasarnya, ya, enggak ada masalah," tutur eks Deputi IV KSP itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










