Politikus Gerindra: Hak Angket Tidak Mendesak Justru Hak Sopir, Ingatkan Kubu Yang Tidak Siap Kalah

AKURAT BANTEN - Dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2024). Politikus Gerindra sekaligus anggota DPR Komisi XI Kamrussamad menganggap hak angket DPR untuk menyelidiki kecurangan Pemilu 2024 tidak mendesak.
Menurut Kamrussamad, justru hak-hak sopir angkot karena anak-anak sopir angkot belum jelas masa depannya terkait pendidikannya sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan dasar keluarganya.
Selanjutnya Kamrussamad mengingatkan bahwa jangan sampai kubu yang tidak siap kalah malah menunjukkan respons terburuk sepanjang reformasi, seperti menuding Pemilu 2024 curang.
- Baca Juga: Berteman Lama Dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Susi Pudjiastuti Hingga Jusuf Kalla Hadiri Peluncuran Buku Gagasan Haedar Nashir
- Baca Juga: Warga Sawangan Diduga Jadi Korban Malapraktik RS Brawijaya Depok, dari Efek Samping Obat hingga Infeksi Jarum Suntik
- Baca Juga: 4 Tahun THR PNS di Potong, Berharap 2024 Cair 100%
Sementara Anggota DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur pada saat pembukaan sidang paripurna DPR RI menyuarakan hak angket atas dugaan kecurangan pemilu untuk mengklarifikasi sejumlah masalah yang ada dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.
Aus mengatakan hak angket kecurangan pemilu sangat diperlukan karena sudah menjadi sorotan masyarakat atau publik.
Secara tegas Aus menegaskan, dugaan kecurangan pemilu kali ini harus direspons secara bijak dan proporsional agar pelaksanaan demokrasi harus tetap dijaga agar telaksana dengan jujur, bebas, dan adil.
Karena itu, nantinya jika kecurangan pemilu itu terbukti maka bisa ditindaklanjuti dengan penindakan sesuai Undang-undang yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










