Canggih dan Nyaman! Intip Fasilitas Mewah Terminal 2F Khusus Haji dan Umrah yang Baru Diresmikan Prabowo Subianto

AKURAT BANTEN - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan pengoperasian Terminal Haji dan Umrah 2F di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Terminal ini dirancang khusus untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah haji dan umrah asal Indonesia dengan fasilitas yang lebih nyaman dan layak, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Terminal 2F ini memiliki kapasitas melayani sekitar 10.000 jemaah umrah setiap harinya. Secara tahunan, terminal ini ditargetkan dapat menangani hingga 1,5 juta jemaah umrah dan sekitar 241.000 jemaah haji.
Baca Juga: Rahasia Hunian Nyaman di Lahan Terbatas: Pilih Rumah Minimalis!
Presiden Prabowo menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memastikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, mengingat Indonesia merupakan salah satu negara pengirim jemaah haji dan umrah terbesar di dunia.
“Saya sudah berkomunikasi dan akan bertemu dengan para pemimpin Arab Saudi. Kita ingin membangun kawasan khusus bagi jemaah Indonesia di sana. Selain itu, kita juga ingin mengefisiensikan penerbangan dan seluruh proses keberangkatan agar lebih hemat biaya,” ujar Prabowo usai meninjau fasilitas terminal.
Terminal ini dilengkapi berbagai fasilitas modern, seperti masjid seluas 3.000 meter persegi yang dapat menampung hingga 2.000 orang, ruang tunggu eksklusif, area manasik haji, tempat makan, hingga ruang pertemuan bagi keluarga jemaah.
Baca Juga: Listrik Naik, Harga Ikut Melambung: Inflasi Jakarta April 2025 Tembus 1,44 Persen, Lampaui Nasional
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan pelayanan, khususnya untuk jemaah yang membutuhkan perhatian khusus.
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa optimalisasi Terminal 2F adalah langkah strategis karena biayanya jauh lebih efisien dibandingkan membangun terminal baru.
“Daripada membangun Terminal 4 dengan biaya sekitar Rp14 triliun, kami hanya butuh sekitar Rp1 triliun untuk mengubah Terminal 2F ini jadi pusat layanan haji dan umrah,” jelas Erick.
Sebelumnya, Terminal 3 Bandara Soetta kerap mengalami kepadatan karena menampung seluruh keberangkatan jemaah dalam jumlah besar.
Dengan hadirnya Terminal 2F, beban operasional dapat terdistribusi lebih baik dan proses pelayanan menjadi lebih tertib dan manusiawi.
Baca Juga: Revisi Mutasi Anak Try Sutrisno, TNI Bantah Terkait Isu Politik
Presiden Prabowo turut mengapresiasi kinerja lintas kementerian, mulai dari Kementerian Agama, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan hingga pihak pengelola bandara, yang dinilainya telah bekerja sebagai satu tim dalam menyediakan layanan yang lebih layak dan bermartabat.
“Dulu kita lihat banyak jemaah lansia kepanasan di tenda-tenda. Sekarang sudah jauh lebih manusiawi. Ini adalah langkah besar dan patut kita banggakan,” tutup Presiden.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










