KDM Sedang Membangun Dinasti Bayangan Jokowi? Gaya Pencitraannya Dianggap Mirip

AKURAT BANTEN - Menyimak podcast Tempo.co, yang diunggah pada, Sabtu (17/05/2025) membahas tuntas tentang bagaimana kebijakan dan prilaku pencitraan yang dilakukan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai gubernur Jawa Barat (Jabar) saat ini.
Dibalik tindak-tanduk dan ketegasannya, ternyata Ia selalu membawa tim solidnya, mereka selalu mengarahkan kamera kepadanya, untuk membuat sebuah produk konten sebagai informasi bagi masyarakat, terkait apa saja yang dilakukan mantan bupati Purwakarta tersebut.
Belakangan heboh, orang nomor satu di Jabar ini, disebut-sebut sebagai gubernur konten?
Baca Juga: Tawuran Brutal di Ibu Kota: 24 Pelaku Diciduk, 7 Ditahan karena Bawa Senjata Tajam
Bagaimana tidak setiap hari sosok lulusan salah satu SMA Subang yang kini memiliki rumah di Lembur Pakuan, Suka Daya Desa Sukasari, Rawa Lele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), selalu membawa tim solidnya kemana-mana, terkecuali urusan privasi.
Sebagai informasi, bahwa nama Lembur Pakuan merujuk pada sebuah tempat atau wilayah yang memiliki karakteristik budaya dan tradisi Sunda tempo dulu. Jadi, jika di artikan dalam bahasa Sunda, "Lembur" berarti kampung, sedangkan "Pakuan" bermakna istana atau tempat yang berjajar, secara harfiah bisa diartikan dengan pusat pemerintahan atau istana kerajaan.
Tempo.co mengatakan, jika mantan gubernur Purwakarta tersebut, baru mau turun dari mobil saja, dua kameramennya sudah menunggu dibawah untuk siap mengambil gambar, walaupun terkadang Kang Dedi Mulyadi (KDM) lebih suka mengambil dengan caranya sendiri.
Akibat aktivitasnya dimedia sosial cukup tinggi dan subscribenya sekira 7,31 juta orang, tentunya menjadi sangat layak untuk mampu menyebarkan informasi lebih cepat diberbagai kalangan hingga pelosok wilayahnya, bahkan seluruh Indonesia.
Perntanyaannya, apakah isu pemerintahan Jabar yang dipimpin KDM saat ini, merupakan sebuah dinasti bayangan Jokowi?
Selain kereta kencana bernama Ki Jaga Rasa milik KDM ini, pernah dipinjam Joko Widodo (Jokowi) pada HUT Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023, ke-76 tahun 2021, ke-75 tahun 2020 dan ke-74 tahun 2019 ternyata dibuat di Solo, Ia juga memiliki kebiasaan memanggil orang dekatnya dipemerintahan, dengan sebutan Patih dan Maha Patih, sedangkan KDM sendiri dipanggil sebagai Raja.
Ade Komarudin merupakan mentornya KDM sejak masih menjadi HMI Purwakarta. Hingga KDM menjadi bagian dari Golkar. Ia adalah politikus senior Partai Golkar dan mantan ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto yang mengundurkan diri pada 16 Desember 2015.
Walaupun akhirnya KDM kemudian berseberangan, karena rivalitas dengan anaknya Ade Komarudin saat pencalonan sebagai anggota legislatif, nama Anne Mustika selanjutnya dipinang KDM menjadi istrinya saat itu.
Banyak yang menilai, jika pola koneksi yang dibentuk KDM dengan para politisi dan orang-orang disekitarnya adalah untuk memuluskan tujuannya dalam membangun kerangka sebuah dinasti. Hal ini sangat mirip dengan pencitraan yang telah dilakukan presiden kr-7 RI ketika mengawali karirnya hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










