BREAKING! Semua Korban KM Barcelona VA Akhirnya Ditemukan, Menhub Pastikan Evakuasi Selesai

AKURAT BANTEN – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa seluruh korban kebakaran kapal KM Barcelona VA yang terjadi di Perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, telah berhasil ditemukan.
Proses evakuasi yang melibatkan berbagai pihak kini secara resmi dinyatakan selesai.
Baca Juga: Tragedi di Galangan Kapal Batam: Kapal Tanker Meledak, Empat Tewas dan Lima Luka-luka
Kebakaran kapal yang terjadi beberapa hari lalu sempat menggemparkan publik dan menjadi sorotan nasional.
Menhub menyampaikan bahwa seluruh penumpang telah dievakuasi, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.
Proses evakuasi ini dilakukan dengan kerja sama intensif antara Kementerian Perhubungan, TNI Angkatan Laut, Basarnas, Badan Keamanan Laut, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
“Saya terus memastikan seluruh penumpang mendapat penanganan dengan baik. Fokus kami saat ini adalah penanganan korban,” ujar Menhub Dudy dalam keterangan resminya pada Senin, 21 Juli 2025.
Dudy juga mengapresiasi kerja cepat seluruh tim SAR gabungan yang telah berjibaku di lapangan sejak insiden terjadi. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam keberhasilan proses evakuasi ini.
Menurut laporan terakhir yang diterima Kementerian Perhubungan, seluruh korban selamat kini sudah berada di dua lokasi utama: Manado dan Likupang.
Sementara itu, para korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk proses identifikasi lebih lanjut dan penanganan oleh pihak berwenang.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Pemerintah akan memberikan pendampingan dan bantuan yang dibutuhkan,” kata Menhub.
Baca Juga: Kapal Militer AS USS Nimitz Melintas di Laut Indonesia usai Bombardir Fasilitas Nuklir Iran
Insiden kebakaran KM Barcelona VA ini menjadi pengingat serius akan pentingnya keamanan pelayaran.
Menhub juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan di jalur-jalur pelayaran nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur yang memiliki intensitas pelayaran cukup tinggi.
“Kami akan memperketat pengawasan dan memastikan setiap kapal penumpang memenuhi standar keselamatan. Tidak boleh ada lagi kejadian serupa,” tegasnya.
Sementara itu, tim investigasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tengah melakukan penyelidikan mendalam terhadap penyebab kebakaran.
Dugaan awal menyebutkan adanya korsleting listrik di ruang mesin, namun belum ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut.
Keluarga korban dan penumpang yang selamat juga telah mendapatkan layanan psikologis dan bantuan logistik dari pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan yang tergabung dalam operasi tanggap darurat ini.
Dudy memastikan, proses pemulangan korban selamat ke daerah asal mereka akan difasilitasi sepenuhnya oleh pemerintah, termasuk biaya transportasi dan kebutuhan dasar lainnya.
Dengan dinyatakannya proses evakuasi selesai, Menhub berharap semua pihak dapat terus bekerja sama dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pelayaran nasional, agar kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










