18 Poin Penting Pidato Presiden 17 Agustus 2025 Presiden Prabowo, Salah Satunya Gaji PNS Naik?

AKURAT BANTEN – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI 2025 yang digelar di Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Pidato tersebut berdurasi sekitar 75 menit dan memuat sejumlah poin penting mengenai arah pemerintahan ke depan.
Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS 2026 Pidato Presiden Bungkam, Ternyata Ini Hasilnya Gaji PNS Naik Tahun Depan
Prabowo hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Mengenakan setelan jas hitam dengan peci senada, Prabowo mulai berpidato sekitar pukul 10.25 WIB. Seusai menyampaikan pidato, keduanya terlihat menyalami sejumlah anggota sidang.
Prabowo dijadwalkan kembali menyampaikan pidato lanjutan pada sore hari sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam pidatonya, Prabowo mengawali dengan refleksi 80 tahun kemerdekaan Indonesia.
Ia menyinggung perjuangan sejak proklamasi hingga bagaimana bangsa ini berhasil mempertahankan kedaulatannya.
Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada para Presiden RI sebelumnya.
Ia menyinggung capaian besar dari era Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Joko Widodo.
Menurutnya, keberhasilan Indonesia hari ini tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin terdahulu.
Baca Juga: Kena Prank Gaji PNS Naik? Nyatanya Tangan Kanan Prabowo Tak Bahas Soal Hal Ini
“Setelah memenangi Pemilu 2024, saya bersyukur proses transisi dari Presiden Joko Widodo berjalan mulus. Dunia internasional bahkan mengakui demokrasi kita sebagai demokrasi khas Indonesia,” ujar Prabowo.
Prabowo menyoroti tantangan besar yang masih membayangi, yakni praktik korupsi.
Ia menyebut pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil menyelamatkan Rp300 triliun anggaran negara yang sebelumnya dialokasikan untuk perjalanan dinas dan pemborosan lain, dialihkan untuk kepentingan rakyat.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa Indonesia masih mengalami kebocoran kekayaan besar atau net outflow of national wealth.
Baca Juga: Viral Kabar Gaji PNS Naik 16 Persen, Akankah Segera Terealisasi? Ini Kata BKN
Alih-alih mencari siapa yang bersalah, pemerintahannya memilih fokus pada solusi dan langkah nyata untuk mengatasinya.
Dalam sembilan bulan pertama pemerintahannya, ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif.
Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tercatat 5,12%, sementara investasi semester I 2025 mencapai Rp942 triliun, naik 13,6% dibanding tahun sebelumnya.
Lonjakan investasi tersebut mampu menyerap tenaga kerja hingga 1,2 juta orang.
Program andalan Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan. Prabowo menegaskan program ini tidak hanya meningkatkan gizi anak dan ibu, tetapi juga membuka lapangan kerja baru.
Di sektor pangan, Prabowo menyampaikan kebanggaannya karena Indonesia kini mampu mengekspor beras dan jagung.
Produksi beras nasional bahkan surplus, dengan cadangan mencapai lebih dari 4 juta ton.
Untuk menekan angka kemiskinan, pemerintah meluncurkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan penyaluran bantuan sosial.
Hingga kini, sudah berdiri 100 Sekolah Rakyat, dengan target tambahan 200 sekolah baru.
Selain itu, pemerintah memberikan subsidi perumahan yang sudah dimanfaatkan lebih dari 200 keluarga.
Di sektor pendidikan, tunjangan guru dan renovasi sekolah terus ditingkatkan guna mendorong kualitas SDM Indonesia.
Dalam kancah internasional, Prabowo menegaskan Indonesia kini resmi bergabung dengan BRICS.
Selain itu, Indonesia tetap konsisten menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS Diperkirakan Akan Terlambat Karena Desas-Desus Mundurnya Menkeu Sri Mulyani
Menutup pidatonya, Prabowo menyerukan semangat Indonesia Incorporated, sebuah visi kebersamaan seluruh elemen bangsa untuk membangun negeri.
“Perjalanan kita masih panjang, tapi dengan kebersamaan, disiplin, dan kerja keras, saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang besar, adil, dan makmur,” pungkasnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









