Banten

Wamenag Romo Syafii Menikah Lagi dengan Maya Suhasni Siregar, Pesta Meriah hingga Banyak Orang Penting Datang

Andi Syafriadi | 20 Oktober 2025, 09:45 WIB
Wamenag Romo Syafii Menikah Lagi dengan Maya Suhasni Siregar, Pesta Meriah hingga Banyak Orang Penting Datang

 

AKURAT BANTEN — Berita bahagia datang dari lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, yang sering disapa Romo Syafi’i, resmi menikah dengan Maya Suhasni Siregar pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Akad nikah dilangsungkan pukul 09.00 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan tasyakuran di Aula Buya Hamka, Masjid Al Azhar. 

Acara tersebut berlangsung dalam suasana khidmat, dipenuhi tokoh‐tokoh nasional dan ulama besar:

- Habib Rizieq Syihab menjadi salah satu saksi akad nikah.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Blunder! Kini Harus Lakukan Ini Demi Bersihkan Nama Baiknya di Mata Guru

- Ustaz Adi Hidayat hadir sebagai pemberi nasihat pernikahan.

- Beberapa menteri dan tokoh partai juga tampak hadir, memperkuat kesan bahwa pernikahan ini bukan hanya urusan pribadi tetapi juga momentum publik.

Pasangan baru Romo Syafi’i, Maya Suhasni Siregar, adalah figur yang telah dikenal di kalangan organisasi sosial dan keagamaan. 

Keduanya Romo Syafi’i dan Maya mengambil momen pernikahan dengan mengenakan busana serba putih, menekankan suasana yang sederhana namun penuh makna spiritual.

Baca Juga: Penggeledahan Ditjen Haji, Menag Nasaruddin: Biarkan KPK Bekerja Tuntas

Bagi umat Islam di Indonesia, khususnya di lingkungan pesantren dan keagamaan, pernikahan Romo Syafi’i menjadi simbol penting: pemimpin keagamaan yang tetap menjalankan nilai sakinah, mawaddah, wa rahmah meski telah menempuh usia matang dan memiliki keluarga sebelumnya.

Romo Syafi’i sebelumnya menikah dengan Khairina Rosita dan dikaruniai tujuh anak dan cucu.

Istri sebelumnya meninggal dunia pada Desember 2023 setelah berjuang melawan kanker.

Kabar ini juga menjadi penting bagi masyarakat di Banten wilayah yang sangat dekat dengan tradisi keagamaan dan pesantren karena menunjukkan bahwa figur publik di bidang keagamaan pun menjalani kehidupan yang dekat dengan komunitas dan nilai keluarga.

Baca Juga: Indonesia Siap Bangun Perkampungan Haji di Makkah, Prabowo dan Menag Bawa Misi Besar ke Arab Saudi

Dalam sambutan dan nasihat yang disampaikan oleh para ulama pada hari pernikahan, beberapa pesan kunci muncul:

Pentingnya memperkuat pondasi keimanan dan keluarga dalam menghadapi era modern.

Menjalin silaturahmi antara pemimpin keagamaan, tokoh masyarakat, dan keluarga sebagai kekuatan komunitas.

Model keluarga yang tetap aktif dan relevan meski pemimpin keagamaan.

Baca Juga: Bau Busuk Kuota Haji, KPK Bidik Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

Pernikahan Romo Muhammad Syafi’i dengan Maya Suhasni Siregar bukan hanya merayakan bahagia dua insan, tetapi juga menegaskan nilai‐nilai keluarga, keagamaan, dan kepemimpinan moral yang berkelanjutan.

Untuk warga Kabupaten maupun Kota di Provinsi Banten, kisah ini dapat menjadi inspirasi bahwa dalam setiap tahap kehidupan termasuk menikah lagi yang paling penting adalah keikhlasan, tanggung jawab, dan hadirnya dukungan masyarakat serta ulama.

Semoga rumah tangga Romo Syafi’i dan Maya menjadi sakinah dan memberikan manfaat bagi umat serta komunitas pesantren dan keagamaan di seluruh Nusantara.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.