Banten

Dedi Handoko Meninggal Siapa Dia? Ternyata Bukan Orang Sembarangan yang Meninggalnya Usai Makan Durian

Andi Syafriadi | 22 Oktober 2025, 17:33 WIB
Dedi Handoko Meninggal Siapa Dia? Ternyata Bukan Orang Sembarangan yang Meninggalnya Usai Makan Durian

AKURAT BANTEN - Seorang pengusaha kondang berinisial DH, berusia 64 tahun, meninggal dunia di RS Awal Bros Pekanbaru setelah mengalami keluhan di dada di tengah malam.

Kejadian tragis ini berlangsung tak lama setelah ia mengonsumsi buah durian.

Menurut keterangan yang beredar, pria tersebut mulai merasakan nyeri atau tidak nyaman di area dadanya sekitar pukul 00.00 WIB.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit RS Awal Bros Pekanbaru guna mendapat pertolongan medis.

Baca Juga: 5 Makanan Ini Jika Dipadukan dengan Kayu Manis Jantung Anda Bisa Sehat Maksimal

Namun sayangnya, nyawa DH tak tertolong.

Kasus seperti ini mengundang sorotan publik karena hubungan yang tampak antara konsumsi durian dan serangan jantung.

Namun penting untuk dilihat secara lebih hati-hati dan kontekstual: konsumsi durian bukanlah satu-satunya faktor penyebab serangan jantung.

Banyak faktor risiko lain yang harus diperhitungkan seperti usia, riwayat penyakit jantung, pola hidup, stres, dan faktor kelainan medis lainnya.

Baca Juga: IKN Akan Resmi Jadi Jantung Politik Indonesia Tahun 2028, Era Baru Pemerintahan Dimulai!

1. Usia dan kondisi kesehatan: DH berusia 64 tahun, usia di mana risiko penyakit kardiovaskular mulai meningkat.

Apabila ia memiliki riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, atau kondisi jantung sebelumnya, maka situasi akan lebih berbahaya.

2. Gejala keluhan dada: Keluhan di dada adalah salah satu tanda bahwa bisa jadi terjadi serangan jantung atau kondisi darurat jantung yang harus segera mendapat penanganan medis intensif.

Kecepatan dalam penanganan sangat menentukan hasil.

Baca Juga: Menkes Bagikan 1.028 Alat Kesehatan Modern, Percepat Penanganan Jantung dan Stroke di Daerah

3. Peran konsumsi durian: Durian memang dikenal sebagai “buah kaya energi” dengan kandungan gula dan lemak yang cukup tinggi. Pada orang sehat, durian umumnya aman dikonsumsi secara moderat.

Namun pada orang dengan kondisi jantung atau metabolik yang sudah rentan, konsumsi tinggi gula atau kalori bisa menjadi pemicu tambahan stres jantung.

4. Perlu pemeriksaan lebih lanjut: Dari laman sumber tidak disebutkan apakah DH memiliki penyakit jantung sebelumnya atau faktor risiko lain yang diketahui.

Oleh karenanya tidak bisa disimpulkan bahwa durian adalah penyebab tunggal kematiannya.

Baca Juga: EastJakFest 2025: Festival Pertanian Inovatif di Jantung Jakarta Timur, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan

Kematian pengusaha DH, setelah makan durian dan kemudian mengalami keluhan di dada hingga meninggal di RS Awal Bros Pekanbaru, menjadi pengingat bahwa kerapuhan kesehatan jantung bisa muncul secara mendadak.

Walau ada kaitan waktu dengan konsumsi durian, tidak cukup bukti untuk menyatakan durian sebagai penyebab utama.

Namun peristiwa ini jelas menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap gejala jantung dan pentingnya gaya hidup serta pengelolaan kesehatan yang baik.

Bagi pembaca dan masyarakat Banten, mari menjadikan tragedi ini sebagai motivasi untuk lebih peduli terhadap kesehatan jantung kita sendiri mulai dari konsumsi makanan, pemantauan kondisi tubuh, hingga respons cepat saat terjadi gejala yang mencurigakan.

Baca Juga: Meriam Bellina: Syok Alami Serangan Jantung, Pesannya Selalu Cek Meski Hidup Sehat!

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.