Dituding Telantarkan Anak, Denada Curhat Haru dan Minta Doa Mendiang Ibunda

AKURAT BANTEN - Nama penyanyi Denada kembali menjadi perbincangan publik setelah muncul tudingan serius terkait dugaan penelantaran anak kandung.
Isu ini mencuat setelah seorang pria mengaku sebagai anak biologis Denada dan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.
Di tengah ramainya pemberitaan, Denada justru menampilkan sisi emosionalnya melalui media sosial.
Ia mengunggah foto kenangan bersama almarhumah ibundanya, Emilia Contessa, disertai pesan bernada haru yang berisi permohonan doa dan kekuatan.
Baca Juga: DARI KOREA HINGGA THAILAND: Denada Beberkan Empat Prosedur Wajah Demi Penampilan Impian
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memicu beragam respons.
Dalam pesan singkatnya, Denada seolah menyiratkan bahwa ia sedang menghadapi masa sulit dalam hidup.
Permintaan doa kepada sang ibu yang telah tiada itu ditafsirkan banyak pihak sebagai bentuk pelampiasan perasaan sekaligus upaya mencari ketenangan di tengah tekanan publik.
Kasus yang menyeret nama Denada bermula dari pengakuan seorang pria yang mengklaim sebagai anak kandungnya.
Baca Juga: DENADA BUKA SUARA: Pro Kontra Operasi Plastik, dan Perjalanan 35 Tahun di Dunia Hiburan
Ia menuding tidak pernah mendapatkan pengakuan maupun perhatian sejak lahir.
Gugatan tersebut telah terdaftar di pengadilan dan kini tengah memasuki tahap
awal proses hukum.
Meski demikian, Denada belum memberikan pernyataan terbuka secara langsung mengenai substansi gugatan tersebut.
Sikapnya yang memilih diam membuat spekulasi publik semakin berkembang.
Baca Juga: Emilia Contessa Dikabarkan Meninggal Dunia, Denada: Beliau Makan Rujak Aja ...
Sebagian netizen menilai Denada sebaiknya segera memberikan klarifikasi, sementara lainnya meminta publik menunggu hasil proses hukum.
Unggahan Denada tentang mendiang ibundanya pun menuai respons beragam.
Ada yang memberikan dukungan moral dan mendoakan agar ia diberi kekuatan.
Namun tak sedikit pula yang mengaitkan unggahan itu dengan gugatan yang sedang berjalan dan mempertanyakan langkah Denada ke depan.
Pengamat menilai kasus ini seharusnya disikapi dengan bijak oleh semua pihak.
Tuduhan penelantaran anak merupakan persoalan serius yang perlu dibuktikan melalui jalur hukum, bukan sekadar opini publik di media sosial.
Sementara itu, proses hukum masih berjalan dan pengadilan akan menentukan langkah selanjutnya.
Publik diimbau untuk tidak menarik kesimpulan sepihak dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah.
Baca Juga: Uya Kuya Ikutan Joget Eko Patrio saat Sidang MPR Tahunan, Seenaknya Gabung Profesi DPR dan Artis
Di tengah sorotan tajam, Denada tampaknya memilih menenangkan diri dan mencari kekuatan dari keluarga, terutama dari kenangan bersama sang ibu.
Bagaimana kelanjutan kasus ini masih menjadi tanda tanya, namun perhatian publik dipastikan belum akan mereda dalam waktu dekat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










