DARI KOREA HINGGA THAILAND: Denada Beberkan Empat Prosedur Wajah Demi Penampilan Impian

AKURAT BANTEN-Keputusan Denada untuk melakukan operasi plastik bukanlah hal yang instan. Ia bahkan rela menjalani empat metode perawatan wajah di dua negara berbeda, yakni Korea Selatan dan Bangkok (Thailand).
Dikutip dari YouTube Nanda Persada, Denada menceritakan detail sederet perawatan yang dijalaninya sejak tahun 2023 hingga 2025 ini.
"Dari tahun 2023 sampai 2025 tuh paling banyak turunnya gitu, karena udah semakin terbiasa badannya kan. Jadi udah makin banyak yang turun, akhirnya aku balik lagi 2023 bulan Februari ke Dokter Song untuk melakukan tiga prosedur," jelas Denada.
Tiga prosedur pertama yang dilakukan di Korea Selatan fokus pada pengencangan kulit wajah bagian atas. Prosedur tersebut meliputi:
- Forehead Lift: Untuk mengencangkan area dahi.
- Ponytail Lift: Sebuah teknik pengencangan yang memberikan efek seperti ketika rambut dikuncir ekor kuda, menarik kulit dari bagian samping hingga atas wajah.
- Perbaikan Mata: Denada memang memiliki bentuk mata "sleepy eyes" yang membuatnya terlihat lelah. Prosedur ini bertujuan untuk mengencangkan dan menyegarkan area sekitar matanya. "Mata aku tuh memang dari dulu emang kayak sleepy ice gitu loh. Jadi ujung bawahnya tuh turun gitu," tuturnya.
Selain itu, Denada juga melakukan prosedur ketiga yang merupakan operasi plastik sesungguhnya, yakni Por Surgery.
Baca Juga: Pedalaman Papua Geger! Smartboard 'Kiriman Prabowo' Sulap Kelas Tradisional Jadi Jendela Dunia!
Ini adalah metode khusus untuk mengatasi masalah tekstur kulit dan bekas jerawat atau "bopeng" yang pernah dialaminya di masa kecil.
"Por surgery ini wah kosmetik. Jadi karena aku kulitnya itu pernah banyak scar bekas jerawat dulu salah waktu masih kecil penanganan jerawatnya salah jadi banyak yang scar kalau kita bilang apa bopeng gitu ya. Nah itu aku coba untuk benerin dengan segala macam tapi efeknya masih kurang seperti yang aku harap," jelas Denada.
Setelah serangkaian perawatan di Korea Selatan, Denada melanjutkan perjalanannya ke Bangkok, Thailand, pada awal Juni.
Di sana, ia menjalani prosedur Rhinoplasty atau operasi hidung. "Lalu di bulan kemarin, berarti bulan Juni, awal Juni aku kali ini beda, aku nggak ke Korea, aku ke Bangkok. Di sana aku minta tolong sama Dokter Kosit namanya, beliau di Masterpiece Hospital, aku melakukan yang namanya rhinoplasty gitu. Nah, ini memang beda nih dari dua sebelumnya karena yang ini rekonstruksi mengubah gitu," ujarnya.
Denada sepenuhnya menyadari bahwa perubahan penampilannya, terutama setelah rhinoplasty, akan memicu lebih banyak perdebatan.
Baca Juga: Wacana PPPK Jadi PNS, MenPANRB Buka Suara Soal Status dan Kesejahteraan ASN!
"Dulu pada saat aku masih facelift aja udah banyak pro kontra karena banyak masyarakat yang mungkin masih belum ngerti gitu bahwa facelift itu adalah ya hampir sama efek yang ingin didapatkan dengan kayak lu tanam benang gitu sama aja. Cuma ini lebih permanen karena operasi gitu. Nah, cuma jadi orang tuh banyak bilang, 'Ah, operasi plastik gitu'. Nah, jadi pada saat aku mau rhinoplasty aku tahu ini pasti bakal akan jadi banyak pro kontra," pungkasnya.
Dengan mental yang sudah teruji puluhan tahun di industri hiburan, Denada memilih untuk fokus pada kebahagiaan dan keputusannya sendiri, tanpa perlu ambil pusing dengan pandangan semua orang (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








