Banten

Heboh! Dokter Tifa Ungkap Sosok Peneliti yang Mengaku Diancam 'Potong Leher' Usai Bongkar Sesuatu tentang Jokowi

Abdurahman | 26 Mei 2026, 00:25 WIB
Heboh! Dokter Tifa Ungkap Sosok Peneliti yang Mengaku Diancam 'Potong Leher' Usai Bongkar Sesuatu tentang Jokowi
Ilustrasi Ungkapan Dr Tifa pada Akun X miliknya (dok ist)

AKURAT BANTEN – Jagat media sosial kembali diguncang oleh pernyataan kontroversial dari dr. Tifauzia Tyassuma, atau yang lebih akrab disapa Dokter Tifa.

Melalui akun X (Twitter) pribadinya, Dokter Tifa melempar isu panas terkait ancaman pembunuhan yang menimpa seorang peneliti bernama Bonatua Silalahi.

Ancaman bengis tersebut diduga mencuat setelah Bonatua melakukan kajian mendalam dan mengeluarkan kesimpulan yang sangat berani mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Giliran Bonatua Silalahi sebagai Peneliti berikutnya yang bahkan simpulannya lebih sadis dari saya dan mas Roy Suryo, yaitu IJAZAH JOKOWI TIDAK ADA! tulis Dokter Tifa dalam unggahannya yang langsung memicu reaksi berantai dari netizen.

Baca Juga: Babak Akhir Kasus Ijazah Jokowi: Dr. Tifa dan Roy Suryo di Ujung Tanduk! Akankah Dipenjara?

Diancam Tebas Leher, Hasil Kajian Malah Dibukukan

Dokter Tifa membeberkan bahwa intimidasi yang diterima oleh Bonatua tidak main-main.

Sang peneliti diklaim mendapat ancaman fisik yang sangat ekstrem berupa ancaman pemotongan leher.

Namun, alih-alih mundur karena ketakutan, nyali para peneliti ini justru dinilai semakin berlipat ganda.

Bukannya menyembunyikan hasil risetnya, Bonatua Silalahi justru dikabarkan membukukan seluruh hasil temuannya tersebut agar bisa diakses oleh publik secara luas.

Langkah berani ini, menurut Dokter Tifa, serupa dengan apa yang ia lakukan bersama pakar telematika Roy Suryo.

Seperti diketahui, Dokter Tifa dan Roy Suryo sebelumnya juga menerbitkan buku bertajuk Jokowi's White Paper di tengah berbagai tekanan dan ancaman yang mereka terima.

Baca Juga: Ketar-ketir Roy Suryo Masuk Penjara? Refly Harun Tegas Minta Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan Oleh DPR

Menimbulkan Pertanyaan Besar di Benak Publik

Melalui narasi tersebut, Dokter Tifa melemparkan sebuah pertanyaan retoris yang langsung menukik ke inti persoalan.

Ia mempertanyakan urgensi dari ancaman-ancaman brutal tersebut jika memang tudingan yang mereka layangkan tidak benar.

"Jika ijazah Jokowi asli, ngapain sampai ada pihak yang perlu mengancam bakal tebas leher Bonatua? Kan aneh," cetus Dokter Tifa.

Sikap abai dan ketakutan yang coba ditanamkan oleh pihak-pihak tak dikenal ini justru dinilai menjadi bumerang, karena malah membuat publik semakin penasaran dan bertanya-tanya tentang kebenaran di balik polemik yang tak kunjung usai ini.

Baca Juga: Jokowi Siap Penjarakan Roy Suryo Cs, Ijazah Jokowi Asli Dibawa ke Persidangan 'Dari SD Sampai Kuliah Lengkap'

Reaksi Netizen Terbelah

Hingga saat ini, unggahan Dokter Tifa tersebut terus kebanjiran komentar, retweet, dan disukai oleh ribuan pengguna X.

Kolom komentar pun langsung terbelah menjadi dua kubu yang saling berargumen sengit.

Sebagian netizen mendukung keberanian para tokoh ini untuk terus menyuarakan apa yang mereka sebut sebagai kebenaran akademik.

Namun di sisi lain, tidak sedikit pula netizen yang bersikap skeptis dan meminta publik tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi sepihak tanpa adanya pembuktian hukum yang sah di pengadilan.

Polemik mengenai ijazah ini memang bukan barang baru, namun kemunculan nama peneliti baru dan klaim ancaman nyawa ini dipastikan bakal membuat tensi perbincangan di ruang digital kembali menghangat dalam beberapa hari ke depan.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman