Banten

Siapa Sebenarnya Chatib Basri? Ekonom Nonpartai yang Mendadak Diisukan Jadi Menteri Keuangan Baru

Aullia Rachma Puteri | 10 Juni 2026, 12:06 WIB
Siapa Sebenarnya Chatib Basri? Ekonom Nonpartai yang Mendadak Diisukan Jadi Menteri Keuangan Baru
chatib basri dari partai mana?

AKURAT BANTEN – Nama Muhammad Chatib Basri kembali menjadi bahan perbincangan publik setelah muncul rumor yang menyebut dirinya berpotensi mengisi jabatan Menteri Keuangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Spekulasi tersebut berkembang setelah ekonom senior itu terlihat menghadiri pertemuan di Istana Kepresidenan bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Kehadirannya langsung memunculkan berbagai dugaan di media sosial, termasuk kemungkinan adanya perubahan di jajaran kabinet sektor ekonomi.

Di tengah ramainya isu tersebut, banyak masyarakat mulai mencari tahu siapa sebenarnya Chatib Basri dan apakah ia memiliki afiliasi dengan partai politik tertentu.

Baca Juga: Prabowo Panggil Mendadak Luhut dan Chatib Basri ke Istana, Ada Sinyal Darurat Apa?

Berdasarkan rekam jejaknya selama ini, Chatib Basri dikenal sebagai sosok profesional yang tidak berasal dari partai politik mana pun.

Kariernya lebih banyak dibangun melalui dunia akademik, riset ekonomi, hingga jabatan strategis di pemerintahan.

Pria kelahiran Jakarta itu merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Namanya mulai dikenal luas di kalangan publik dan investor karena kepakarannya dalam bidang ekonomi makro, investasi, dan kebijakan fiskal.

Baca Juga: Profil Chatib Basri yang Katanya Jadi Menteri Keuangan yang Baru Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Sebelum menduduki kursi Menteri Keuangan, Chatib Basri pernah dipercaya memimpin Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Posisi tersebut membuatnya banyak terlibat dalam upaya meningkatkan investasi dan menjaga kepercayaan pelaku usaha terhadap perekonomian Indonesia.

Pada tahun 2013, ia mendapat mandat untuk memimpin Kementerian Keuangan menggantikan Agus Martowardojo yang saat itu beralih tugas menjadi Gubernur Bank Indonesia.

Masa kepemimpinannya sebagai Menteri Keuangan berlangsung hingga berakhirnya pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014.

Baca Juga: Sapi Kurban Prabowo Beli Pakai APBN dan Menkeu Tidak Tahu, Publik Pertanyakan Transparansi Penggunaan Uang Negara

Selama menjabat, Chatib Basri dikenal sebagai salah satu ekonom yang berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional ketika pasar global mengalami tekanan.

Pengalamannya dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi membuat namanya kerap disebut setiap kali muncul isu pergantian pejabat di sektor keuangan.

Setelah tidak lagi berada di kabinet, Chatib tetap aktif memberikan pandangan terkait kebijakan ekonomi nasional.

Ia juga sering tampil dalam forum-forum internasional dan menjadi salah satu tokoh yang pendapatnya diperhitungkan dalam berbagai isu ekonomi strategis.

Baca Juga: Menkeu Copot Dua Dirjen Sekaligus, Tiga Kursi Strategis Kemenkeu Kini Kosong

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah mengenai kemungkinan pengangkatan Chatib Basri sebagai Menteri Keuangan.

Sejumlah pejabat negara bahkan telah menegaskan bahwa belum ada agenda reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

Rumor yang berkembang sejauh ini masih sebatas spekulasi publik yang muncul setelah pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Pertemuan tersebut disebut lebih berkaitan dengan diskusi dan masukan mengenai kondisi perekonomian nasional daripada pembahasan pergantian jabatan.

Baca Juga: Profil Arya Iwantoro Bukan Orang Sembarangan, Sosoknya Viral Sampai Pegawai LPDP Kemenkeu Ikut Turun Tangan Soal Anaknya

Terlepas dari berbagai spekulasi yang beredar, satu hal yang pasti adalah Chatib Basri merupakan ekonom profesional nonpartai yang memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan pemerintahan.

Rekam jejak itulah yang membuat namanya selalu masuk dalam radar publik setiap kali muncul isu terkait arah kebijakan ekonomi nasional maupun komposisi kabinet pemerintahan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.