Mantan Sekjen Projo Heran Jokowi Rajin Reuni, Tapi Isu Ijazah Asli Belum Juga Tuntas

AKURAT Banten – Perdebatan mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali mencuat setelah mantan Sekretaris Jenderal Pro Jokowi (Projo), Guntur Siregar, menyampaikan kritik terhadap langkah Jokowi yang dinilainya belum menjawab substansi polemik yang berkembang di masyarakat.
Guntur mengaku heran karena di tengah ramainya perbincangan mengenai keaslian ijazah, Jokowi justru beberapa kali terlihat menghadiri pertemuan dengan rekan-rekan semasa kuliah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak serta-merta menyelesaikan keraguan yang selama ini menjadi perdebatan publik.
Ia menilai persoalan itu akan lebih mudah disudahi apabila bukti yang dipersoalkan dapat ditunjukkan melalui mekanisme yang sesuai.
Baca Juga: Mediasi Gugatan Legalisasi Ijazah Jokowi Buntu, Penggugat Klaim Siap Ajukan 26 Bukti di Persidangan
Dengan demikian, polemik yang telah berlangsung cukup lama dinilai tidak perlu terus berlarut-larut dan memicu spekulasi di ruang publik.
Pernyataan Guntur disampaikan ketika perkara dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang melibatkan dr. Tifauziah Tyassuma atau dr. Tifa masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Menurutnya, fokus perkara yang sedang disidangkan bukan pada pembuktian keaslian ijazah, melainkan dugaan tindak pidana yang didakwakan kepada terdakwa.
Ia juga menyinggung bahwa publik hingga kini masih menantikan kepastian atas isu tersebut.
Menurut Guntur, langkah yang dinilai sederhana untuk meredam polemik justru belum dilakukan, sehingga perdebatan terus berkembang di berbagai kalangan.
Sementara itu, pihak kuasa hukum Jokowi sebelumnya menjelaskan bahwa pertemuan dengan sejumlah alumni Universitas Gadjah Mada merupakan agenda silaturahmi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi disebut menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan seangkatannya yang kemungkinan dipanggil sebagai saksi dalam proses persidangan.
Di sisi lain, proses hukum terkait perkara yang menyeret dr. Tifa masih berlanjut.
Baca Juga: Rustam Effendi Klaim Kantongi Informasi Pembuat Ijazah Jokowi, Sebut Dokumen Dibuat pada 2012
Setelah adanya putusan sela, jaksa disebut akan melakukan perbaikan surat dakwaan sebelum sidang kembali digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan pengadilan.
Perkembangan perkara tersebut diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik, mengingat isu ijazah Jokowi hingga kini terus memunculkan beragam tanggapan dari berbagai pihak.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







