532.580 Keluarga di Provinsi Banten Beresiko Memiliki Anak Stunting

AKURAT BANTEN - Pj Sekertaris Daerah Virgojanti menyebut ratusan ribu keluarga di Provinsi Banten beresiko menderita anak stunting.
Ia menyatakan, saat ini masih rentan dan masih ada 532.580 ribu keluarga yang beresiko mengalami stunting.
"Masih ada penderita stunting mesti kita jaga. Masih ada kelahiran dan kemungkinan (angka kasus bertambah)," cetusnya.
Kata Virgojanti saat ini angka tertinggi mencapai 41,04 yakni di Kabupaten Pandeglang dan sementara Lebak mencaai 33,76 persen lebih rendah daripada Kabupaten Pandeglang.
Lantaran kondisi tersebut ia mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama fokus menjaga agar mereka tidak terlahir stunting.
Baca Juga: Tekan Angka Stunting Puluhan Ton Telur Dibagikan Untuk Ibu Hamil dan Anak-anak Kurang Gizi
"Kita harus sinergi dengan berbagai pihak. Akan kita perkuat secara kelembagaan sehingga kita punya tanggungjawab yang sama. Termasuk juga keluarga resiko stunting," katanya.
Lebih lanjut, ia kenuturkan saat ini Kota Tangerang Selatan menjadi yang terendah sebesar 22,76 persen yang mengalami stunting.
Untuk itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Virgojanti meminta agar anggaran penanganan stunting tidak terlalu banyak dipergunakan untuk rapat.
"Dalam setahun cukup 3-4 kali rapat," tandasnya
Menurutnya, data di tahun 2023 sebanyak 29.794 anak di Provinsi Banten tengah menderita stunting.
Oleh sebab itu, tim percepatan penurunan stunting diminta untuk mendatangi rumah warga agar segera membagikan telur.
Baca Juga: Pandeglang Masih Berjuang Atasi Stunting, Pemerintah Pusat akan Intervensi
Ia menuturkan, dari total 29.794 tersebut, 18.032 anak dapat tertangani dan sudah pulih kembali.
Sementara sebanyak 11.762 anak sedang dalam penanganan pengobatan.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Banten telah mengeluarkan anggaran sebanyak Rp739 miliar untuk penanganan stunting tahun 2023 kepada 20 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca Juga: Turun 47 persen, 181 Balita di Kecamatan Cibadak Menderita Stunting
Anggaran terbanyak untuk penanganan stunting diberikan kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten yaitu sebesar Rp 427 miliar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten sebanyak Rp220 miliar dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Rp 44,96 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 5Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









