Sukrin Petani Kalanganyar,Coba Coba Budidaya Bawang Merah Hasilnya Memuaskan

AKURAT BANTEN - Sukrin (50) petani warga Kemang desa Kalanganyar Kecamatan Kalanganyar yang awalnya coba coba bercocok tanam bawang merah di kebunnya,untuk menangkis omongan para petani di kampungnya,bawa tanaman bawang merah tidak akan tumbuh,sekalinya tumbuh hasilnya jelek dan tidak bagus.
Dengan percobaannya budidaya bawang merah hasilnya cukup bagus dan memuaskan.
Lahan yang digarap seluas 1 hektare, lahan tersebut milik haji anda mantan anggota DPR Rl yang di percayakan pada saya (Sukrin) untuk diurusnya.
"Adapun lahan seluas 1 hektare ini di tanami berbagai macam jenis tanaman diantaranya, bawah merah, jagung, singkong, pare, padi, melon, semangka, cabe, tomat,terong dan pisang berbagai jenis,Hasilnya cukup bagus," kata Sukri. di sela sela panen bawang pada Akurat Banten,Senin (4/12/2023).
- Baca Juga: Hari Kesetiakawanan, Dinsos Pandeglang Gelar Unit Pelayanan Sosial Keliling
- Baca Juga: Tawuran Remaja Pecah di Karang Tengah Tangerang, Bawa Sajam dan Air Keras
- Baca Juga: Seorang Guru di Lebak Raih Juara Terbaik Nasional Guru Dedikaif 2023, Dindik Lebak Mengaku Bangga
Ungkap Sukri, saya bercocok tanam ini semua tanaman berawal mencoba coba pertama bermacam jenis cabe dan pare, alhamdulillah hasilnya memuaskan, cuma sesudah berkali kali panen cabe ada kendala terkena penyakit patek,yang akhirnya di ganti dengan jenis tanaman lain, itupun hasilnya bagus.
" Dulu waktu di kampung tempat kelahira saya Nusa tenggara Barat (NTB) pekerjaan saya bertani, selanjutnya hijrah ke jakarta untuk mengadu nasib,setelah merasakan kehidupan jakarta dapat jodoh dengan orang lebak dan di lebak ini mencoba bertani dengan pengalaman dulu dikampung jadi petani, alhasil apa yang di kerjakanya selama 5 tahun membuahkan hasil yang menggembirakan.
" Sampai sekarang dunia pertanian di gelutinya,dengan terus mencoba tanaman lain di lakukannya," ujar Sukrin.
Harapannya, pada Dinas Pertanian Kabupaten Lebak atau Kementrian Pertanian untuk membantu baik dari bibit ataupun pupuk,karena selama ini dari dinas pertanian di lebak belum pernah mendapatkan bantuan apapun, padahal petuagas dari pertanian PPL sering turun ke kebun tanaman saya, itupun hanya sekedar melihat dan konsultasi saja," pungkas Sukrin (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







