Juru Bicara Militer Israel Menyampaikan Pasukannya Terbunuh HAMAS Hingga 76 orang Saat Perang Baru di Mulai

AKURAT BANTEN - Setelah jeda tujuh hari gencatan senjata perang kembali pecah, Peperangan antara Hamas dan Israel pecah di Jalur Gaza sejak akhir pekan lalu. Jumlah korban jiwa dari tentara Israel semakin meroket.
Penduduk Gaza mengaku takut serangan darat Israel yang akan diperluas ke wilayah selatan terwujud dalam waktu dekat. Sebab, tank Israel sudah memblokade jalan di antara Khan Younis dan Deir al-Balah di Gaza tengah.
Menurut keterangan juru bicara Pemerintah Israel, Eylon Levy, pada akhir pekan lalu pihaknya berhasil menghantam 400 target milik Hamas.
"Kami berhasil pula membunuh milisi Hamas dan menghancurkan infrastruktur mereka di Beit Lahiya di utara," kata Levy seperti dikutip dari Reuters.
- Baca Juga: Melawan HAMAS Amerika Menjanjikan Angaran Rp 225 Triliun Kepada Israel, Setiap Tahunnya Rp 60 Triliun Untuk Menghapus Palestina Dari Peta Dunia
- Baca Juga: Amerika, Eropa, Israel: HAMAS Menjadi Musuh Bersama. Kenapa? Ini Alasannya!
- Baca Juga: Alasan HAMAS Gencar Lawan Israel dan suksesnya Kaderisasi Mujahidin Baru!
Sementara keterangan Hamas pejuangnya sedang berhadapan dengan pasukan Israel di dua kilometer di sebelah selatan Khan Younis.
Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, turut menyampaikan pernyataan serupa. Pasukannya sedang menghadapi perlawanan dari Hamas.
"Pasukan kami sedang berhadap-hadapan dengan teroris dan membunuh mereka," kata Hagari.
Hagari menambahkan, selama operasi di Gaza korban jiwa tentara Israel meroket menjadi 76 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










