Air Sungai Meluap di TANGSEL Menggenangi Banyak Perumahan, Ini Daftar Wilayah Tergenang!

AKURAT BANTEN - Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Tangerang Selatan akibat Hujan deras menyebabkan beberapa perumahan di kota ini terendam banjir. Banjir bahkan sempat mencapai ketinggian 70 centimeter. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, M Faridzal Gumay.
Beberapa titik genangan terparah:
- Perumahan BPI Pamulang Timur
- Perumahan Asri Serua Indah
- Perumahan BPI
- Perumahan Asri 2
- Perumahan Lembah Pinus Pamulang Barat
- Perumahan Reni Jaya Blok AC RW 17 Pamulang Barat
- Perumahan Rosewood Garden
Banjir kali ini di nilai akibat hujan deras, aliran sungai terhambat sampah, sistim drainase tidak lancar akibat adanya perbaikan turap yang masih belum selesai, Menurut warga air yang menggenang sejak sore hari, menyebabkan warga harus mengungsi. Evakuasi pun dilakukan sampai malam hari.
"Sekarang kita lagi mengevakuasi yang di Perumahan Asri 2," ucap kepala BPBD Tangsel, M Faridzal Gumay
- Baca Juga: Buruh Minta Pemerintah Revisi SK UMK. Daya Beli Buruh Pengaruhi Pada Pertumbuhan Ekonomi
- Baca Juga: Jalan Tak Kunjung Dibangun Ratusan Masa Demo, Komisi II DPRD Lebak Janji Kawal Sampai Realisasi
- Baca Juga: PNS Atau ASN Wajib Baca Kebijakan Baru RUU 2023 Termasuk TNI POLRI
Gumay merinci, genangan air di RW 04 Perumahan BPI Pamulang Timur terdapat 60 KK yang terdampak. Lalu, genangan di Perumahan Lembah Pinus Pamulang Barat dengan ketinggian 40 centimeter itu berdampak bagi 98 KK, titik selanjutnya berada di Perumahan Reni Jaya Blok AC RW 17 Pamulang Barat. Disini ketinggian air 50 centimeter dan 80 KK yang terdampak.
Sedangkan, di Perumahan Rosewood Garden Kelurahan Serua ketinggian air menyentuh 40 centimeter dan 60 KK yang terdampak. Dan genangan terakhir berada di Perumahan Pamulang Asri 2, RW 09 Kelurahan Serua Indah menyebabkan 120 KK terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










