Listrik Mati, Pengungsi Asing di Jawa Timur Ngamuk Rusak Fasilitas Rusunawa

AKURAT BANTEN - Pengungsi asing mengamuk hanya karena listrik mati 24 jam di Rusunawa Pupa Agro Jemundo, Kecamatan Taman, Jawa Timur.
Dalam aksinya, para pengungsi memecahkan kaca jendela Rusunawa.
Aksi para pengungsi asing ini pun ditanggapi rasa kecewa dari masyarakat. Mereka dianggap tidak tahu diri dan tidak tahu rasa terima kasih, karena sudah diberikan tempat berlindung.
Baca Juga: Heboh Kasus Orang Hilang di Wonogiri Jadi Korban Pembunuhan Sadis
Tidak hanya memecahkan kaca, para pengungsi juga menghancurkan meja-meja, dan pot-pot tanaman hingga tanah berserakan.
Dalam video yang diunggah @undercover.id, tampak sejumlah fasilitas Rusunawa telah rusak.
Video yang diposting oleh @restoranpase memperlihatkan, para pengungsi marah-marah, karena lampu di Rusunawa Puspa Agro mati akibat kebakaran gudang Lazada yang berlokasi tidak jauh dari Rusunawa Puspa Agro.
Baca Juga: Prediksi Jitu Skor Dan Jadwal Liga Inggris, Arsenal Masih di Puncak Klasmen
Untuk diketahui, Rusunawa Puspa Agro Jemundo Taman, banyak menampung para pengungsi dari sejumlah negara.
Menurut data dari Imigrasi Jatim, jumlah pengungsi atau refugee di Jatim berjumlah 404 orang.
Dari jumlah tersebut, ada 301 orang yang ditempatkan di Akomodasi Puspa Agro (Rusunawa Jemundo), 73 Akomodasi Green Bamboo, dan 30 sebagai pengungsi mandiri.
Untuk Rohingya dari Myanmar, ada 6 orang. Sisanya, berasal dari Afghanistan, Somalia, Yaman, Iran, Iraq, hingga Syiria.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









