Banten

Mampir ke Saung Sadulur Damandiri, Sensasinya Sudah Berasa di Baduy Dalam dan Cocok Buat Ngecamp Sekampung

Elza Hayarana Sahira | 3 Januari 2024, 11:31 WIB
Mampir ke Saung Sadulur Damandiri, Sensasinya Sudah Berasa di Baduy Dalam dan Cocok Buat Ngecamp Sekampung

AKURAT BANTEN - ‎Mungkin sebagian besar warga di Kabupaten Lebak, belum sepenuhnya mengetahui lokasi Saung Sadulur Damandiri the Baduy. Kafe yang sengaja didesain hampir 80 persennya menggunakan material kayu khas Baduy ini, juga memiliki nilai jual tinggi dengan memiliki panorama dan nuansa nan eksotik.

Usut punya usut, lokasi tersebut ternyata tak jauh dari destinasi wisata Baduy Dalam yang berada, tepatnya di Kampung Cirinten Desa Cirinten Kecamatan Cirinten Kabupaten Lebak.

Tak jarang, begitu pengunjung tiba di kafe, secara spontan langsung mengeluarkan ponselnya, untuk berswafoto dan mengambil beberapa spot bernuansa alam yang sensasinya berasa di puncak dan di pedalaman Suku Baduy.

Ubri pengelola Saung Sadulur Damandiri mengaku bahwa keberadaan kafe The Baduy ini kurang lebih sekitar 4 kilo dari lokasi Baduy Dalam. Dan baru berjalan sekitar empat bulan

"Mengenai ketersediaan fasilitasnya, terdapat beberapa area untuk kongkow. Ngecamp dan yang tidak kalah menarik dari kulinernya, yakni kopi the baduy dari biji asli dan nasi goreng the baduy berikut sejumlah kuliner yang memiliki rasa ciyamik serta adanya penginapan dan taman bermain anak," kata Ubri kepada Akurat Banten. Rabu (3/1/2024).

Ubri menjelaskan bahwa untuk menuju lokasi Saung Sadulur Damandiri, terdapat beberapa akses yang bisa dilalui, mulai dari akses jalan Rangkasbitung-Gunungkencana-Cirinten dan Jalan Raya Rangkasbitung-Leuwidamar- Bojongmanik-Cirinten.

"Sedangkan harga tiket masuk. Kami sengaja tidak menerapkannya. Tapi, pengunjung cukup membayar jasa parkir saja, yakni roda dua Rp. 2000 dan roda empat Rp. 5000," terangnya.

Sementara Sahdan seorang pengunjung asal kota Rangkasbitung mengaku jika dirinya merasa kagum dengan pemandangan alam yang begitu terbuka dengan nuansa alam nan eksotik.

"Siapa yang tidak tertarik sih melihat pemandangan alam secara terbuka tanpa harus mendaki gunung. Terlebih, saat memandang keindahan alam terdapat hidangan kopi panas, berikut kuliner ala Baduy," katanya.

‎Menurutnya, Saung Sadulur Damandiri ini, cocok untuk dijadikan rest area atau peristirahatan untuk sementara saat menuju Destinasi Wisata Baduy Dalam.

"Apalagi jika tiba menjelang petang. Disini, kita bisa mengambil spot di beberapa area yang tentunya, akan menimbulkan hasil yang begitu mempesona dan berasa di puncak gunung tertinggi," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.