Obat Herbal Paling Mujarab, 12 Manfaat Tanaman Pecut Kuda Mulai Dari Akar, Batang, Daun, Bunga, Hingga Biji

AKURAT BANTEN - Tanaman pecut kuda biasanya tumbuh secara liar dan kerap kali dianggap tanaman liar biasa yang tumbuh diantara semak belukar. Padahal, daun pecut kuda punya banyak manfaat yang luar biasa.
Hal ini sebab tanaman daun pecut kuda mempunyai sifat antioksidan, anti inflammatory, dan antimikroba, sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Daun pecut kuda yang juga punya nama ilmiah Stachytarpheta Jamaicensis, umumnya bisa ditemukan di pekarangan belakang rumah, lapangan, tempat yang biasa ditumbuhi banyak rumput, tempat-tempat yang kurang terawat, atau di pinggir-pinggir jalan.
Tanaman liar ini disebut pecut kuda karena bentuk bunganya mirip bentuk pecut yang sering digunakan untuk menjalankan kereta kuda. Tanaman pecut kuda ini telah dikenal di Filipina dengan nama Kandikadilaan, sedangkan di China bernama Yulongbian.
Daun pecut kuda punya bentuk dan penampilan yang sedikit mirip daun mint, maka terkadang banyak orang yang salah mengira dalam membedakan kedua daun tersebut. Daun pecut kuda memiliki khasiat sebagai obat, dan telah banyak dimanfaatkan oleh banyak orang sejak dulu.
Dikutip dari Dalimartha, tanaman pecut kuda ini berasal dari Benua Amerika. Tanaman ini bisa ditemukan di wilayah cerah, sedang, dan terlindung dari sinar matahari. Tanaman ini juga bisa tumbuh pada ketinggian hingga mencapai 1500 mdpl. Tanaman pecut kuda termasuk tanaman tahunan, tingginya sekitar 50 cm hingga 1 meter.
Tanaman pecut kuda punya bentuk daun yang bergerigi di bagian pinggirnya. Bunga pecut kuda berwarna ungu, serta bisa tumbuh sepanjang tahun sebab tanaman ini mampu hidup dalam musim apapun. Manfaat daun pecut kuda dalam pengobatan bisa dijadikan untuk obat dalam.
Untuk mendapatkan manfaat daun pecut kuda ini bisa dengan meminum air rebusannya, atau bisa digunakan sebagai obat luar, dengan cara ditumbuk atau dihaluskan lebih dulu, kemudian digunakan untuk obat oles.
- Baca Juga: BUNGA BANGKAI di Luar Negeri Menjadi Makanan Lezat, Obat Dan Kosmetik
- Baca Juga: Bukan Daun Mint, Ini 7 Tanaman Pengusir Nyamuk Yang Dapat Ditanam Dirumah, Jadi Praktis Tidak Beli Obat Nyamuk
- Baca Juga: Bukan Saja Membuat Empuk Daging, Pahit Daun Pepaya Menjadikan Obat Herbal yang Efektif
Kandungan Daun Pecut Kuda
Daun pecut kuda merupakan jenis tanaman herbal yang telah banyak digunakan untuk membuat ramuan atau obat tradisional, dan berkhasiat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, antara lain:
•Asam lemak •Achyranthes
•Asam amino •Asam oleanolat
•Triakontanol •Saponin
•Bisdesmosidic •Asam oleonat
•Ekdisteron •D-glukuronat •Betaine
•Spathulenol •Alkaloid
•Spinasterol •Dihidroksi keton
•N-hexacos-14 •Noic
Perlu diketahui bahwa semua bagian dari tanaman pecut kuda, mulai dari akar, batang, daun, bunga, dan bijinya, diketahui memiliki potensi atau bisa digunakan untuk pengobatan alternatif.
Manfaat Daun Pecut Kuda
Manfaat daun pecut kuda sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia dan telah banyak digunakan sebagai obat tradisional atau obat alternatif. Daun pecut kuda sejak dulu telah digunakan untuk berbagai masalah kesehatan seperti meredakan gangguan pernapasan, obat alergi, flu batuk, pilek, konstipasi, demam, gangguan menstruasi, dan lain sebagainya.
Sejumlah manfaat yang bisa kita dapatkan dari daun pecut kuda ini, antara lain :
1. Mengobati Radang Tenggorokan
Dikutip dari buku Pangan dan Agroindustri menuliskan bahwa tanaman pecut kuda bersifat antibakteri dan telah terbukti bisa menghambat pertumbuhan bakteri. Fungsi ini juga bekerja aktif dalam menghambat bakteri streptococcus pyogenes dengan lebih baik dibandingkan penggunaan obat penisilin.
2. Menurunkan Demam
Tanaman pecut kuda telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional di wilayah Afrika untuk mengobati berbagai jenis penyakit, termasuk membantu menurunkan demam. Hal ini karena tanaman pecut kuda mempunyai fungsi sebagai anti-peradangan dan antioksidan, walaupun punya sedikit zat antivirus.
Tanaman pecut kuda ini memiliki kandungan asam asorbik yang bersifat sebagai antioksidan, sehingga bisa membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Fungsi ini berpotensi mampu melawan penyebab terjadinya infeksi yang bisa menyebabkan demam.
3. Mengatasi Keputihan pada Wanita
Achyranthes Aspera atau tanaman pecut kuda diketahui punya potensi manfaat untuk mengatasi keputihan pada wanita. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ekstrak dari tanaman pecut kuda ini bisa dijadikan serbuk, dan bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans, yaitu jamur penyebab keputihan.
4. Menangkal Radikal Bebas
Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian yang dilakukan, bisa disimpulkan bahwa ekstrak daun pecut kuda ini punya beberapa zat antioksidan di dalamnya.
Zat antioksidan tersebut seperti alkaloid, triterpenoid, saponin, tanin, dan flavonoid. Semua zat tersebut bisa menangkal radikal bebas dan melindungi tubuh dari efek berbahaya.
5. Penyembuhan Luka Terbuka
Ekstrak tanaman pecut kuda juga diketahui bisa membantu proses penyembuhan luka dengan lebih cepat. Hal ini karena daun pecut kuda punya kandungan senyawa kimia yang mampu mempercepat penyembuhan luka, seperti Flavonoid, Steroid, Saponin, Tanin, dan Triterpenoid.
Dalam penelitian yang dilakukan pada seekor tikus, luka yang terbuka bisa tertutup kembali dengan sempurna setelah menggunakan salep dari ekstrak daun pecut kuda selama 12 hari dengan presentase sebanyak 5%.
6. Menyembuhkan Masalah pada Kulit
Penelitian juga menjelaskan bahwa daun pecut kuda bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab masalah pada kulit seperti staphylococcus aureus.
Bakteri staphylococcus aureus ini biasanya bisa menyebabkan bisul, selulitis, Staphylococcal Scalded Skin Syndrome, dan impetigo. Infeksi akibat bakteri ini ditandai dengan kulit yang kemerahan, terasa nyeri, bengkak, dan bernanah pada luka.
7. Melindungi Fungsi Organ Hati
Hati merupakan organ vital yang sangat penting. Organ hati harus berfungsi dengan normal agar bisa bekerja dengan baik. Gangguan penyakit yang biasanya mengganggu fungsi hati yaitu steatosis atau perlemakan hati.
Perlemakan hati merupakan penimbunan trigliserida yang tak terkendali dan tak wajar dalam sel parenkim. Umumnya, penyebab senyawa ini muncul karena senyawa beracun, obesitas, malnutri protein, diabetes mellitus, dan anoksida.
8. Mencegah Kanker
Menurut WHO, ada kurang lebih 17 juta orang meninggal disebabkan penyakit degeneratif, yaitu seperti kanker, dan setiap tahunnya menyumbangkan 75% penyebab kematian. Penyakit degeneratif biasanya muncul akibat tingginya efek radikal bebas dalam tubuh.
Jadi, kamu membutuhkan senyawa antioksidan alami untuk menangkalnya. Daun pecut kuda memiliki senyawa flavonoid, yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.
9. Mengobati Rematik dan Amandel
Selain untuk mengobati radang tenggorokan, manfaat daun pecut kuda juga bisa mengatasi rematik dan amandel. Caranya dengan mengambil air dari daun pecut kuda ini.
Siapkan 100 gr daun pecut kuda, lalu cuci sampai bersih, potong-potong daunnya, lalu rebus dengan 800 ml air. Tunggu sampai menyusut sekitar 500 ml. Minuman dari ekstrak daun pecut kuda siap diminum 2 kali sehari.
10. Infeksi Kandung Kemih
Manfaat daun pecut kuda juga bisa untuk mengatasi infeksi kandung kemih, dengan menghambat pertumbuhan bakteri yang biasa menginfeksi kandung kemih. Seringkali kandungan kemih memang menjadi pertumbuhan bakteri dan penyakit serta gangguan-gangguan lainnya.
11. Melancarkan Menstruasi
Bagi kaum wanita, seringkali tamu bulanan menjadi masalah yang mengganggu aktivitas atau haid yang tidak lancar. Untuk mengatasinya, Grameds bisa mencoba minum ramuan dari air rebusan daun pecut kuda ini.
Ramuan daun pecut kuda tersebut mampu mengatur hormon haid agar lebih teratur. Kamu hanya perlu merebus daun pecut kuda, kemudian mengambil airnya, dan minumlah secara rutin.
12. Mengobati Gejala Asma
Manfaat daun pecut kuda lainnya yaitu bagus untuk mengobati gejala asma dan bronkitis. Di India, tanaman ini seringkali dibuat pasta yang dicampur pada hitam dan bawang putih. Khasiatnya pun sama, yaitu untuk mengobati gejala asma. Tak hanya itu, manfaat daun pecut kuda ternyata juga mampu mengatasi pusing, demam, dan gejala lain yang berkaitan dengan flu dan batuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










