Pelapor Ragukan Ketegasan Bawaslu Kabupaten Serang, Terkait Pelanggaran Pemilu Kades Kosambironyok

AKURAT BANTEN - Kepala Desa Kosambironyok, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang dilaporkan atas dugaan pelanggaran kampanye dengan pose dua jari dan memegang poster Prabowo-Gibran. Rabu (7/2/24).
Hal tersebut dilaporkan Rahmatullah kepada Bawaslu Kabupaten Serang, selaku pelapor ia juga sudah memberikan keterangan kepada Bawaslu Kabupaten Serang pada Selasa 6 Februari 2024.
Kepada wartawan, Rahmatullah mengaku mendapatkan puluhan pertanyaan dari Bawaslu Kabupaten Serang.
Namun,ia mengaku ragu Bawaslu dapat merampungkan masalah pelanggaran pemilu yang dilakukan Kepala Desa Kosambironyok. Sebab waktu yang tersisa hanya tinggal tujuh hari.
"Saya meragukan kalau misalnya karena pertanyaan tadi, Bawaslu selalu menekan kepada saya, kita dibatasi waktu 7 hari, dibatasi dengan waktu 7 hari, terbatas untuk proses penyelidikannya, itu yang saya sangat khawatirkan proses ini tidak dilanjutkan," ucapnya.
- Baca Juga: Kumpul Akbar di JIS, 3,5 Juta Simpatisan AMIN Dalam Hitungan Menit Melakukan War Tiket
- Baca Juga: Aksi Membakar Banner Caleg Oleh Sejumlah Mahasiswa di Lakukan di Jalan Harmoni Jakarta Pusat
- Baca Juga: Awas! Bawa Ponsel di Bilik Suara saat Pencoblosan Bisa Dikurung 12 Bulan
Ia berharap, dengan waktu yang singkat Bawaslu Kabupaten Serang dapat segera menangani dan menyelesaikan permasalah tersebut.
"Saya berharap Badan Pengawas Pemilu untuk mengusut tuntas kasus ini dengan benar dengan teliti," ucapnya. Selasa (6/2/24)
Selain itu, kata Rahmatullah, selaku pengawas dalam pemilu seharusnya Bawaslu turun untuk menanyakan kebenaran foto yang beredar tersebut.
"Harusnya Bawaslu lebih intens turun ke bawah menanyakan terkait kebenaran terjadinya acara tersebut, karena saya tidak menyaksikan langsung, saya melihat dari kiriman foto dari grup WhatsApp," cetusnya
Diberitakan sebelumnya, Abdul Holid, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, Bawaslu Kabupaten Serang, mengaku, pihaknya telah memeriksa Kepala Desa Kosambironyok atas dugaan pelanggaran pemilu.
"Kami barusan selesai melakukan pemeriksaan atau klarifikasi terhadap terlapor, Kepala Desa Kosambironyok telah menyampaikan klarifikasinya untuk dimasukkan ke dalam berita acara," ungkapnya.
Meski demikian, kata, Holid, keterangan dari Syarif Hidayatullah, belum bisa dipaparkan lantaran masih dalam proses penanganan.
Ia menuturkan, masih ada kajian akhir untuk dapat menjabarkan hasil dari klarifikasi Kepala Desa Kosambironyok.
"Inikan masih dalam proses klarifikasi, jadi nanti dalam proses penanganan pelanggaran sebagaimana mekanismenya ini tidak langsung menjabarkan hasil klarifikasinya, tapi nanti kita akan ada kajian akhir," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










