Diduga Oknum PPPK Terlibat Kasus Money Politik di Sobang, Panwascam Mengaku Sudah Terima Laporan

AKURAT BANTEN - Kasus dugaan money politic yang terjadi dan ramai di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten pada Pileg DPRD di Pemilu 2024, salah satunya itu diduga ada keterlibatan seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di salah satu lembaga pendidikan SMP di wilayah setempat.
Dugaan adanya keterlibatan seorang oknum PPPK pada proses Pileg di Pemilu 2024 di Kecamatan Sobang itu disampaikan Acang dan Rendi warga setempat, Sabtu (17/2/2024) kepada Akurat Banten di Sobang.
Ironisnya, menurut keduanya, Acang yang berupaya menggagalkan praktik money politic justeru malah akan dilaporkan oleh oknum tersebut ke polisi.
"Iya benar, katanya sih saya mau dilaporkan ke polisi oleh pak Rusdiman. Saya sedang di kebun pun saat itu disusulin suruh pulang, mungkin gara-gara saya menggagalkan money politik kayanya," kata Acang.
Acang yang menginginkan demokrasi Pileg di Pemilu 2024 yang bersih dari money politic, sehingga calon wakil rakyat yang terpilih benar-benar murni, mengaku tidak apa jika dirinya harus dilaporkan ke polisi hanya karena menggagalkan praktik money politik.
"Ya namanya saya orang kampung saya kaget salah apa saya, apa lagi keluarga. Ya gak apa laporkan saja kalau saya ini dianggap salah menggagalkan politik uang, saya siap," tegasnya.
- Baca Juga: 5 Petugas Pemilu Meninggal di Provinsi Banten Dan 112 Petugas KPPS Sakit Karena Lelah
- Baca Juga: Indonesia Berduka, 57 Petugas Pemilu Meninggal Dan 8.381 Orang dirawat
- Baca Juga: Pemilu Curang! Aksi Blokade Jalan Lintas Sumatera, Massa Tidak Puas Jawaban Bawaslu Terkait Perhitungan Suara Didua Desa
Rendi, menceritakan sedikit kronologi kenapa Acang hendak dilaporkan oleh oknum guru PPPK berinisial RN ke polisi. Menurutnya, sebelum hari pencoblosan caleg dia diberi uang 20 ribu oleh RN dan di arahkan untuk milih caleg AMN dari NasDem.
"Ceritanya begitu, saya juga kaget tiba-tiba ramai di warga ka Acang mau dilaporkan ke polisi sama Pak Rusdiman," kata Rendi.
Gerah melihat dan mendengar adanya dugaan money politic di wilayahnya, masyarakat anti money politic (MAMP) di Kecamatan Sobang melaporkan tiga calon anggota legislatif dari partai NasDem ke Panwascam setempat. Laporan tersebut terkait temuan dugaan politik uang.
"Sudah kami laporkan ke Panwascam Sobang untuk ditindaklanjuti," kata Ketua MAMP Ridwan
Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Panwascam Sobang, Lukman Hakim membenarkan adanya laporan dugaan tersebut. Dan terakhir laporan dari masyarakat kepada pihaknya itu diduga ada keterlibatan seorang guru PPPK di Kecamatan Sobang.
“Benar kami telah menerima beberapa laporan terkait dugaan money politic, dan dokumennya sudah kami teruskan ke Bawaslu. Terakhir laporan yang kami terima itu laporan ada dugaan keterlibatan oknum PPPK," kata Lukman Hakim di Media Center Panwascam Sobang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










