Parah! Santri Pondok Pesantren di Kediri Tewas Dianiaya Senior, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

AKURAT BANTEN - Seorang santri bernama Bintang Balqis Maulana (14) menjadi korban bullying seniornya di pondok pesantren, Kediri.
Nahasnya, korban dipulangkan ke pihak keluarga telah dalam kondisi tewas. Tubuhnya telah dipocong dan keluar darah dari kain kafannya.
Saat pocong dibuka, pada tubuh korban ditemukan luka-luka serius.
Baca Juga: Viral! Pengajian Kiyai Fahmi Bolehkan Bertukar Pasangan Suami Istri asal Sama-sama Suka
Kasus bullying santri pondok pesantren di Kediri ini pun mendapat perhatian masyarakat luas. Polisi pun diminta mengusut tuntas.
Mia Nur Khasanah (22), kakak korban mengatakan, di tubuh korban ditemukan luka bekas sundutan rokok dan bekas jeratan di leher.
"Keluarga sangat terpukul," kata warga Afdeling Kampunganyar, Desa Karangharjo, Glenmore, Banyuwangi, ini dikutip Senin (26/2/2024).
Dilanjutkan dia, saat pocong korban dibawa dengan keranda, darah terlihat masih menetes dari tubuh adiknya tersebut.
Baca Juga: Luhut: Banyaknya TKA China Karena Kesalahan Indonesia
"Saat kain kafan dibuka, ditemukan banyak luka," sambungnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji menyebut pihaknya telah menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus itu.
Para tersangka merupakan santri senior di pondok pesantren itu.
"Tersangkanya anak-anak di bawah umur yang juga santri di pondok pesantren itu. Terdiri dari MN (18) asal Sidorjo, MA (18) asal Nganjuk, AF (16) asal Denpasar dan AK (17) asal Kota Surabaya," terangnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, bullying yang menyebabkan korban tewas itu diduga akibat kesalahpahaman.
Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal Pasal 80 Ayat 3 tentang Perlindungan Anak, Pasal 170 dan Pasal 351 tentang Penganiayaan Berulang yang menyebabkan luka berat atau mati.
"Ancaman hukumannya, maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026





