Banten

Investor Tiongkok Zhang Bangcun Minta Maaf Pada Dirjen Imigrasi Silmy Karim

Irsyad Mohammad | 7 Maret 2024, 10:20 WIB
Investor Tiongkok Zhang Bangcun Minta Maaf Pada Dirjen Imigrasi Silmy Karim

AKURAT BANTEN - Investor asal China, Zhang Bangcun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Dirjen Imigrasi Silmy Karim dan jajaran Keimigrasian.

Hal tersebut dilakukan lantaran adanya pemberitaan 'Investor Trauma Gegara Perlakuan Imigrasi, Ketum KNPI: Copot Silmy!' dan 'Merasa Difitnah, Zhang Bangcun Desak Pejabat Ditjen Imigrasi Minta Maaf'.

Pemberitaan tersebut tayang di sejumlah media elektronik pada 9-16 Juli 2023 lalu. Oleh karena itu, Zhang menyampaikan permohonan maafnya dengan didamping penerjemah Hiuk Min alias Amin, lewat sebuah tayangan video.

"Hari ini, saya Zhang Bangcun dengan bersungguh-sungguh kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Biro Imigrasi Silmy Karim, meminta maaf terkait laporan pemberitaan sebelumnya," ujar Zhang dalam keterangannya, Senin (5/3/24).

Dalam video itu juga Zhang menyatakan telah mencabut semua pemberitaan yang sebelumnya disampaikan kepada media, saat dirinya masih didampingi Kuasa Hukum Siti Mylanie Lubis.

Secara terbuka Zhang juga menyampaikan permohonan maaf pada seluruh staf imigrasi maupun pihak lain yang pernah disakiti.

"Saya Zhang Bangcun, tidak ada tuntutan yang diajukan terhadap Direktur Imigrasi dan semua staf imigrasi. Saya bicara atas nama pribadi. Saya dengan tulus meminta maaf kepada siapapun yang telah saya sakiti, terutama staf imigrasi, terima kasih," ucapnya.

Dalam vidio tersebut juga Zhang secara pribadi memohon maaf kepada Dirjen Imigragi Silmy Karim.

Zhang mengaku, sebaliknya ia berterima kasih kepada Silmy Karim karena sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari duduk permasalahan yang dilakukan Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi Kemenkumham Surya Mataram.

"Semua terjadi karena disinformasi dan sudah dapat diselesaikan secara baik," ucapnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, pihak yang meminta agar Silmy dicopot adalah Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama karena menilai kasus dimaksud merusak reputasi Indonesia.

"Saya minta Pak Yasonna Laoly mencopot Pak Dirjen Imigrasi Silmy. Perkara ini bukan hanya (masalah) hukum, tetapi pelanggaran HAM. Pemerintah harus bersikap tegas agar enggak ada lagi investor yang kapok berinvestasi di Indonesia," jelasnya.

Dalam pemberitaan yang lain dinyatakan Zhang melalui kuasa hukumnya, Siti Mylanie mengultimatum Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Ditjen Imigrasi Kemenkumham Surya Mataram agar meminta maaf secara terbuka.

"Kami meminta Pak Direktur Surya Mataram menyampaikan kepada publik secara terbuka bahwa telah salah dalam memberikan keterangan soal klien kami, Mr. Zhang, kabur. Padahal, Mr. Zhang masih berada di lokasi detensi luar sekaligus tempat tinggalnya di Apartemen West Vista," ucap kuasa hukum Zhang, Siti Mylanie Lubis, dalam keterangannya, Sabtu (15/7/2023).

Sebagai informasi, Zhang dikenakan detensi oleh Ditjen Imigrasi Kemenkumham, 14-23 Juni 2023 sebab menyusul surat dari mitra bisnisnya.

Surat berbahasa Indonesia tersebut ditandatangani Zhang dengan dalih penyelesaian utang piutang sekitar Rp 4 miliar.

Diketahui, utang piutang tersebut muncul lantaran Zhang melalui PT Lutai Konstruksi Indonesia baru membayar pekerjaan tanah dan batu di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, sekitar Rp 12 miliar dari total nilai proyek sekitar Rp 16 miliar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.