Keracunan Belasan Warga Kecamatan Cibitung Pandeglang Setelah Makan Ikan Layang Bakar

AKURAT BANTEN - Sebanyak 13 orang warga kampung sabeulah desa kiarajangkung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang diduga keracunan setelah mengkonsumsi ikan Layang bersama-sama. Minggu (10/3/24).
Hal tersebut diungkapkan Heni Pitriani melalui postingan di akun media sosial Facebook.
Dalam unggahan tersebut, Heni menuliskan agar masyarakat berhati-hati dalam memilih ikan lantaran keluarganya langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat setelah makan ikan Layang dalam moment bancakan.
"Info ke semua teman-teman kalau mau beli ikan layang harus teliti, seger apa tidak, liat dulu asangya (insangnya) merah apa udah kebiruan, jangan dibeli kalau biru, semua keluarga keracunan semua dirawat setelah makan ikan layang," tulis Heni dalam unggahan Facebook. Kamis (7/3/24)
Postingan tersebut dibagikan sebanyak 113 kali oleh pengguna dan memiliki 102 komentar.
Dalam postingan lain heni juga memberi penegasan diduga banyak orang yang meragukan informasi yang dibeberkannya lewat akun media sosial Facebook.
- Baca Juga: Heboh! 82 Orang Korban Penipuan Rekrutmen ASN dan P3K oleh Oknum Pejabat Satpol PP Provinsi Banten
- Baca Juga: Ruas Jalan Menuju Kasepuhan Cisungsang Terputus Karena Longsor, Empat Desa di Lebak Terancam Terisolir
- Baca Juga: Heboh! DISDUKCAPIL Lebak, Warga Masih Hidup di Data Meninggal
"Assalamualaikum yang gak pada percaya keluarga saya keracunan ikan. sini datang ke rumah saya dan ikan masih banyak di rumah saya, buktikan ajah, makan ikannya sendiri, keluarga saya 13 orang setelah makan ikan layang, mual, sesak, pusing, muntah-muntah, merah-merah mukanya dan kepalanya terasa sakit," tulisnya dalam postingan keduanya.
Saat di konfirmasi, Heni membenarkan hal tersebut, ia menjelaskan keluarganya mengalami mual, pusing hingga merah di bagian wajah setelah selesai makan.
"Iya satu keluarga (keracunan) cuma saya yang gak makan ikan itu. Pertama Abah, nasi sama ikan pun masih ada belum diberesin, baru selesai makan, udah langsung bapak, teteh semua anak kecil merah-merah, muka telinga, kepala pusing," kata Heni Pitriani kepada Akurat.co Banten. Sabtu (9/3/24)
Saat itu, kata Heni, tidak ada makanan lain yang dikonsumsi selain ikan tersebut yang dibeli kakak perempuannya dari pasar di Cibaliung.
"Teteh sih yang beli mah. Gak ada makan yang lain, udah makan sama ikan, gak lama langsung pada pusing, sesak dan muka merah-merah serta mual," ucapnya saat dikonfirmasi wartawan Akurat.co Banten.
Usai mengkonsumsi ikan layang, semua keluarga Heni Pitriani, langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis.
"Ada yang di infus di rumah, ada yang di puskesmas," ungkapnya.
Heni juga mengaku, masih menyimpan sisa ikan layang yang diduga beracun tersebut di rumahnya.
"Kata teteh jangan dibuang. Ikannya juga masih ada di rumah gak langsung dimakan habis," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








