Berpapasan di Alun-alun Rangkasbitung, Dua Kelompok Warga Diduga Suporter Sepakbola di Lebak Terjadi Aksi Keributan

AKURAT BANTEN - Dua kelompok warga yang diduga suporter bola, terlibat keributan saat berpapasan di seputar Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (9/3/2024).
Beruntung, petugas Kepolisian dan Satpol PP yang bertugas di seputar wilayah tersebut berhasil melerai aksi kedua kelompok warga itu, sehingga keributan tidak terjadi.
Menurut informasi yang dihimpun Akurat Banten, dua kelompok warga yang terlibat keributan di Alun-alun Rangkasbitung depan gedung DPRD Lebak itu adalah dua suporter sepak bola. Keributan terjadi saat dua kelompok tersebut berpapasan di seputar alun-alun Rangkasbitung.
"Iya aksi kejar-kejaran, untung ada Polisi dan Satpol PP yang bertugas di Pemda Lebak, jadi keributan itu tidak terjadi," kata Suminta, warga Kabupaten Lebak, Minggu (10/3/2024).
Suminta berharap, dua kelompok remaja yang diduga adalah suporter sepak bola yang terlibat keributan di Alun-alun Rangkasbitung, bisa diredam dan tidak lagi terjadi.
- Baca Juga: Keracunan Belasan Warga Kecamatan Cibitung Pandeglang Setelah Makan Ikan Layang Bakar
- Baca Juga: Heboh! 82 Orang Korban Penipuan Rekrutmen ASN dan P3K oleh Oknum Pejabat Satpol PP Provinsi Banten
- Baca Juga: Ruas Jalan Menuju Kasepuhan Cisungsang Terputus Karena Longsor, Empat Desa di Lebak Terancam Terisolir
"Kalau dilihat usianya masih remaja, ini harus disikapi agar peristiwa serupa tidak terjadi. Saya menyarankan pada para orang tua agar memonitor anak-anaknya. Dengan begitu, kita bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi pada anak-anak kita," jelas Suminta
Tidak hanya tugas kita para orang tua, untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di Kabupaten Lebak, baik TNI, Polri dan Satpol PP Lebak harus bisa mencegah terjadinya keributan atau tawuran apapun dalihnya.
"Saya sangat bersyukur saat kejadian keributan ada Polisi dan Satpol PP. Sehingga aksi dua kelompok warga itu bisa diredam," pungkasnya.
Ahmad Yani, warga Kecamatan Rangkasbitung juga mengatakan, bahwa kemarin ada konvoi kendaraan yang kabarnya akan nonton bola bareng. Namun, ia tidak mengetahui sekelompok anak remaja itu mau nobar bola dimana.
"Iya saya melihat ada sekelompok remaja itu konvoi kendaraan kemarin, infonya mau nobar bola tapi saya gak tahu dimana," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










