Pemkab Lebak Gelar Pasar Murah di 28 Kecamatan, Tekan Kenaikan Inflasi dan Harga Kebutuhan pokok

AKURAT BANTEN - Tekan kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasar yang berdampak pada kenaikan inflasi, Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, melalui Disperindag mengalokasikan anggaran biaya sebesar Rp864 juta lebih, untuk subsidi sejumlah bahan pokok yang dijual di pasar murah.
Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan beberapa waktu lalu mengatakan, untuk menekan kenaikan harga, Pemkab Lebak akan melakukan berbagai langkah diantaranya, untuk jangka pendek akan melaksanakan sembako murah sebelum puasa Ramadhan. Langkah kedua menjaga harga komoditi yang naik sangat tinggi di pasar rakyat seperti beras, cabai dan bawang yang berpengaruh pada kenaikan angka inflasi di Lebak ini.
Langkah ketiga operasi pasar kenaikan harga cabai, beras dan bawang. Ke empat instruksi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan untuk produksi cabai dan bawang, serta beras, dan kelima koordinasi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pengendalian inflasi.
"Sejumlah langkah yang dilaksanakan Pemkab Lebak ini, diharapkan mampu menekan laju kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Orok Sukmana mengungkapkan, kegiatan operasi pasar murah yang dilaksanakan di 28 kecamatan, bertujuan sebagai upaya mengurangi beban masyarakat terutama bagi keluarga penderita stunting dan rawan stunting akibat kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H / 2024 M, juga sebagai upaya menekan angka inflasi di Lebak.
- Baca Juga: Tahun 2024, Dinas PUPR Lebak Bangun Puluhan Kilometer Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten
- Baca Juga: Tangani Banjir di Demak, Jokowi Instruksikan Menteri PUPR Segera Tangani Tanggul Jebol
- Baca Juga: Korban Banjir, 24.436 Warga Demak Masih Menempati Tenda Darurat
"Operasi pasar murah sudah berlangsung mulai dari tanggal 27 Februari hingga 23 Maret 2024. Kegiatan ini dilaksanakan salah satunya untuk menekan angka inflasi dan mengurangi beban biaya keluarga Stunting, dan rawan Stunting," kata Orok Sukmana, Kamis (21/3/2024).
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Lebak, Yani menambahkan, komoditas yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Lebak itu, diantaranya beras SPHP ukuran 5 kilogram ini di subsidi Rp 15000, gula pasir ukuran 1 kilogram di subsidi Rp4000, lalu minyak goreng ukuran 1 liter di subsidi Rp5000 dan terigu ukuran 1 kilogram di subsidi Rp5000 dan telur 1 kilogram ini di subsidi Rp8000.
"Pasar murah kali ini yang paling banyak dibutuhkan masyarakat adalah beras. Makanya beras ini paling banyak diantara komoditas yang lainnya," imbuhnya.
Kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Disperindag Lebak di sejumlah lokasi, dinilai berdampak kepada berkurangnya beban biaya hidup terutama kebutuhan pokok yang dirasakan masyarakat Kabupaten Lebak begitu sulit ditengah adanya kenaikan harga.
Seperti halnya dirasakan sejumlah warga Kecamatan Rangkasbitung. Kegiatan operasi pasar murah sedikit bisa mengurangi beban biaya kebutuhan pokok yang dirasa semakin sulit saat ini.
"Iya sedikit bisa mengurangi beban biaya hidup, kita semua tahu saat ini harga barang terutama bahan pokok terjadi kenaikan. Kami berharap tidak hanya pasar murah yang dilaksanakan pemerintah, tetapi bagaimana harga bahan pokok bisa kembali normal seperti biasa," kata Tati, warga Kelurahan Cijoro Pasir.
Menurutnya, kegiatan pasar murah yang dilaksanakan pemerintah itu hanya sewaktu-waktu saja, tidak setiap hari. Namun demikian, pihaknya sebagai masyarakat mengapresiasi pasar murah yang dilaksanakan oleh Pemkab Lebak.
"Kami support kegiatan pasar murah ini, kalau bisa jangan hanya sewaktu-waktu tapi berkelanjutan. Kan tidak semua masyarakat saat ada pasar murah juga pas punya uang, jadi harapan kami bisa dilaksanakan secara intens saat harga sembako saat ini sedang ada kenaikan," harapnya. (adv)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










