49 Gempa Bumi Guncang Bawean, Getaran Terasa di Jakarta hingga Kalimantan

AKURAT BANTEN - Gempa bumi tektonik dengan kekuatan M6,5 mengguncang Laut Jawa, tepatnya 114 Km arah Timur Laut Tuban.
Gempa dangkal dengan kedalaman 12 Km ini, memiliki daya rusak yang cukup tinggi di Pulau Bawean dan terasa cukup kuat di Jakarta hingga Kalimantan.
Menurut akun X DARYONO BMKG @DaryonoBMKG, hingga kini sudah terjadi sebanyak 49 gempa susulan.
Baca Juga: 7 Deretan Pasutri Lolos Ke Senayan di Pemilu 2024, Ada dari Kalangan Artis Hingga Politikus
"Rangkaian gempa Bawean sudah 49 kali," katanya, dikutip Jumat (22/3/2024).
Berdasarkan hasil analisis BMKG, menunjukkan gempa ini memiliki parameter update M6,5 di koordinat 5,92° LS ; 112,35° BT, atau tepatnya di laut 114 Km arah Timur Laut Tuban dengan kedalaman 12 Km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa M6,5 yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Jawa," jelasnya.
Dilanjutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
Baca Juga: 9 Deretan Selebriti Lolos ke Senayan untuk Pertama Kalinya, Ada Ahmad Dhani Hingga Verrel Bramasta!
"Gempa M6,5 ini dirasakan di P. Bawean dengan intensitas V-VI MMI, Blora, Madura, Gresik, Surabaya, Kab. Banjar dengan skala intensitas III-IV MMI, Mojokerto, Banjar Baru, Sampit, Banjarmasi, Martapura, Balikpapan, Malang, Lumajang, Madiun, Nganjuk,, Jepara, Rembang II-III MMI," sambungnya.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi M6,5 ini menimbulkan kerusakan di Pulau Bawean.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," jelasnya.
Baca Juga: Bantu Korban Banjir Demak, Polri Kirim Tim Kemanusiaan
Dijelaskan, gempa M6,5 yang terjadi ini merupakan rangkaian gempa bumi Laut Jawa M5,9 yang terjadi pada pukul 11:22:45 WIB.
"Hingga pukul 16.15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 22 (dua puluh dua) aktivitas gempabumi," tambahnya.
Sementara itu, Mahmud (50), warga Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Bawean, mengaku rumah yang ada di desanya banyak yang roboh dan hancur.
"Hancur, rata-rata rumah hancur, per rumah ini. untuk sementara ini banyak rumah yang roboh dan fasum, kabel listrik putus," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026






