Banten

49 Gempa Bumi Guncang Bawean, Getaran Terasa di Jakarta hingga Kalimantan

Mitha Theana | 22 Maret 2024, 18:54 WIB
49 Gempa Bumi Guncang Bawean, Getaran Terasa di Jakarta hingga Kalimantan

AKURAT BANTEN - Gempa bumi tektonik dengan kekuatan M6,5 mengguncang Laut Jawa, tepatnya 114 Km arah Timur Laut Tuban. 

Gempa dangkal dengan kedalaman 12 Km ini, memiliki daya rusak yang cukup tinggi di Pulau Bawean dan terasa cukup kuat di Jakarta hingga Kalimantan. 

Menurut akun X DARYONO BMKG @DaryonoBMKG, hingga kini sudah terjadi sebanyak 49 gempa susulan. 

Baca Juga: 7 Deretan Pasutri Lolos Ke Senayan di Pemilu 2024, Ada dari Kalangan Artis Hingga Politikus

"Rangkaian gempa Bawean sudah 49 kali," katanya, dikutip Jumat (22/3/2024). 

Berdasarkan hasil analisis BMKG, menunjukkan gempa ini memiliki parameter update M6,5 di koordinat 5,92° LS ; 112,35° BT, atau tepatnya di laut 114 Km arah Timur Laut Tuban dengan kedalaman 12 Km. 

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa M6,5 yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Jawa," jelasnya.

Dilanjutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Baca Juga: 9 Deretan Selebriti Lolos ke Senayan untuk Pertama Kalinya, Ada Ahmad Dhani Hingga Verrel Bramasta!

"Gempa M6,5 ini dirasakan di P. Bawean dengan intensitas V-VI MMI, Blora, Madura, Gresik, Surabaya, Kab. Banjar dengan skala intensitas III-IV MMI, Mojokerto, Banjar Baru, Sampit, Banjarmasi, Martapura, Balikpapan, Malang, Lumajang, Madiun, Nganjuk,, Jepara, Rembang II-III MMI," sambungnya. 

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi M6,5 ini menimbulkan kerusakan di Pulau Bawean.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," jelasnya. 

Baca Juga: Bantu Korban Banjir Demak, Polri Kirim Tim Kemanusiaan

Dijelaskan, gempa M6,5 yang terjadi ini merupakan rangkaian gempa bumi Laut Jawa M5,9 yang terjadi pada pukul 11:22:45 WIB.

"Hingga pukul 16.15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 22 (dua puluh dua) aktivitas gempabumi," tambahnya. 

Sementara itu, Mahmud (50), warga Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Bawean, mengaku rumah yang ada di desanya banyak yang roboh dan hancur.

"Hancur, rata-rata rumah hancur, per rumah ini. untuk sementara ini banyak rumah yang roboh dan fasum, kabel listrik putus," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.