Buka Penjaringan, PKB Tidak Akan Terima Bakal Calon Yang Terlibat Kasus Korupsi

AKURAT BANTEN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten Ahmad Fauzi menyatakan secar terbuka tidak akan menerima Bakal Calon Kepala Daerah yang terlibat kasus korupsi dan pelanggaran terhadap anak dan perempuan.
"Kita tidak mengakomodir orang yang terbukti korupsi," katanya di Kantor DPW PKB Banten
Selain kasus korupsi, kata Fauzi, PKB juga tidak akan mengakomodir bakal calon yang pernah melakukan kejahatan terhadap anak dan perempuan.
"Kedua orang yang melakukan kejahatan anak dan perempuan, itu tidak bisa," cetusnya.
Selain itu, Fauzi menegaskan tidak ada syarat khusus dalam penjaringan tetapi bacakada dapat mengembalikan formulir secara lengkap kepada PKB.
"Syarat khusus mengembalikan formulir, nanti kita nilai lengkap, terus kita uji untuk menyampaikan visi misi di tingkat DPW, DPC, PAC," ucapnya.
Selain itu, PKB juga akan melakukan uji kompetensi kepada para bakal calon yang mengembalikan formulir tersebut.
- Baca Juga: Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23, Live di RCTI Besok!
- Baca Juga: Nikmat Berujung Petaka! Yuk Kenali Bahaya Konsumsi Telur Setengah Matang bagi Kesehatan
- Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Cara yang Harus Diperhatikan untuk Cegah Kebakaran Rumah
"Calon akan diuji kompetensi oleh DPP. Kalau dinilai rasional dan visinya visioner dan berintegritas akan dinyatakan lolos DPP PKB itu yang akan diusung," tegasnya.
Diketahui, Partai Kebangkitan Bangsa akan membuka penjaringan selama lima hari kedepan dimulai pada tanggal 28 April 2024 pukul 14:00 WIB.
"Kalau ada yang mau daftar melebihi waktu, bisa daftar langsung ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Kita buka 5 hari kedepan," kata Fauzi kepada wartawan.
Terakhir kata Fauzi, saat ini sudah ada beberapa calon Gubernur yang sudah menghubungi Partai Kebagkitan Bangsa dan akan mengambil formulir.
"Ada beberapa orang yang mau mendaftar calon kepala daerah di Provinsi Banten. Ada Airin, Dimyati Natakusumah, Ratu Ageng. Kita nunggu beliau hadir," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










